Paraparatv.id | Jayapura | Meksiko dan Inggris akan kembali bertemu di putaran final Piala Dunia setelah penantian sekitar enam dekade. Kedua tim dijadwalkan berhadapan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium. Pemenang laga ini akan melaju ke perempat final untuk menghadapi pemenang pertandingan Brasil melawan Norwegia.
Pertemuan terakhir kedua negara di Piala Dunia terjadi pada fase grup edisi 1966. Saat itu pertandingan berakhir imbang 0-0. Inggris kemudian melaju hingga menjadi juara dunia, sedangkan Meksiko tersingkir pada fase grup.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel menilai Meksiko merupakan lawan yang berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir dan memiliki kemampuan mengubah pola permainan di tengah pertandingan.
“Kami mengetahui segalanya tentang tim Meksiko. Mereka sekarang berada di 10 besar peringkat dunia FIFA. Mereka meraih hasil-hasil bagus, bukan hanya di Piala Dunia ini, tetapi juga sejak Maret ketika menghadapi Belgia dan Portugal. Kami sudah menyaksikan dan menganalisis semua pertandingan itu,” kata Tuchel dalam konferensi pers yang dipublikasikan England Football.
Menurut Tuchel, kekuatan utama El Tri terletak pada fleksibilitas taktik yang membuat mereka sulit dibaca.
“Mereka sangat fleksibel dalam pendekatan bermain. Mereka bisa mengubah bentuk pertahanan dari tekanan tinggi menjadi blok rendah dengan sangat mulus. Saat menyerang, mereka menempatkan banyak pemain di area tengah, senang memainkan pemain sayap masuk ke dalam, melakukan banyak rotasi, dan tidak pernah ragu bermain langsung. Kami menghormati mereka, tetapi kami juga percaya pada kemampuan kami sendiri,” ujar Tuchel.
Ia menegaskan Inggris harus menampilkan performa terbaik bila ingin lolos ke perempat final.
“Kalau kami menganalisis Meksiko, kami sadar sepenuhnya bahwa kami harus memainkan versi terbaik dari permainan kami, baik saat menyerang maupun bertahan. Kami membutuhkan penampilan terbaik untuk mencapai tujuan mengalahkan Meksiko,” kata Tuchel.
Selain aspek taktik, Tuchel mengakui proses adaptasi terhadap ketinggian Mexico City menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
“Sepanjang hari saya merasakan sedikit sakit kepala dan semalam saya juga tidak tidur sebaik biasanya. Kami harus beradaptasi secepat mungkin dengan kondisi di sini, tetapi itu bukan alasan. Kami harus siap menghadapi situasi ini,” ujar Tuchel dalam konferensi pers yang dikutip Reuters dan The Times of India.
Di kubu Meksiko, pelatih Javier Aguirre lebih banyak menyoroti karakter timnya daripada kualitas individu para pemain.
“Tim ini tidak mementingkan diri sendiri. Para pemain bekerja satu sama lain. Mereka rela berkorban demi rekan setimnya. Itulah identitas kami,” kata Aguirre dalam konferensi pers yang dikutip Reuters.
Aguirre mengakui Inggris memiliki pemain-pemain berkualitas, termasuk Harry Kane, tetapi ia menegaskan tugas menghentikan penyerang Inggris itu menjadi tanggung jawab seluruh tim.
“Harry Kane adalah pemain kelas dunia. Anda tidak bisa menghentikannya dengan satu pemain saja. Seluruh tim harus bertahan bersama dan bekerja sebagai satu kesatuan,” ujar Aguirre.
Secara performa, Meksiko memasuki babak 16 besar dengan modal empat kemenangan beruntun dan belum kebobolan sepanjang turnamen. El Tri terakhir menyingkirkan Ekuador dengan skor 2-0 pada babak 32 besar.
Inggris juga harus bekerja keras untuk mencapai fase ini. The Three Lions bangkit dari ketertinggalan sebelum mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1 melalui dua gol pada babak kedua.
Dari hasil analisis tim pelatih Inggris, Meksiko diperkirakan tetap mengandalkan rotasi posisi, kepadatan pemain di lini tengah, serta kemampuan berganti dari tekanan tinggi ke blok pertahanan rendah sesuai situasi pertandingan. Sebaliknya, Inggris diprediksi mempertahankan pola penguasaan bola, membangun serangan dari lini belakang, dan memanfaatkan Jude Bellingham sebagai penghubung menuju Harry Kane.
Laga di Mexico City juga menghadirkan tantangan tambahan berupa faktor ketinggian. Kota yang berada lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut itu menjadi salah satu aspek yang disiapkan kedua tim menjelang pertandingan.(AY)














