Example floating
BERITAPeristiwa

BBMKG Ingatkan Potensi Dampak El Nino terhadap Air Bersih dan Pertanian di Jayapura

26
×

BBMKG Ingatkan Potensi Dampak El Nino terhadap Air Bersih dan Pertanian di Jayapura

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | Jayapura| Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V menyebutkan bahwa fenomena El Nino pada periode Juli hingga Oktober 2026 diperkirakan akan berdampak pada penurunan intensitas curah hujan di Kota Jayapura. Meski demikian, wilayah ini tidak akan mengalami kondisi tanpa hujan karena memiliki karakteristik iklim dengan curah hujan yang relatif tinggi sepanjang tahun.

Forecaster on Duty BBMKG Wilayah V, Arif menjelaskan, dampak El Nino di Kota Jayapura lebih berupa penurunan intensitas dan volume curah hujan, serta bertambahnya jumlah hari tanpa hujan. Penurunan curah hujan tersebut diprediksi terjadi secara merata di seluruh distrik di Kota Jayapura.

“Dengan karakteristik iklim yang dimiliki Kota Jayapura, El Nino tidak menyebabkan hujan hilang sepenuhnya. Namun, intensitas hujan akan menurun dan periode hari tanpa hujan menjadi lebih panjang,” jelas Arif kepada paraparatv.id di Jayapura, Minggu (5/7).

BBMKG mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan sejumlah risiko. Berkurangnya curah hujan diperkirakan akan menurunkan debit sumber air sehingga berdampak pada berkurangnya ketersediaan air bersih dan dapat mengganggu pasokan air PDAM kepada masyarakat.

Selain itu, cuaca yang lebih panas dan kering meningkatkan risiko kebakaran lahan, terutama di kawasan lereng perbukitan dan wilayah pinggiran Kota Jayapura. Di sektor pertanian, kawasan Koya di Distrik Muara Tami sebagai salah satu lumbung pangan diperkirakan berpotensi mengalami penurunan hasil panen akibat berkurangnya pasokan air irigasi.

Dari sisi kesehatan, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kondisi udara yang lebih kering dan berdebu. Risiko penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan diare juga perlu diantisipasi, terutama apabila kebersihan penampungan air tidak dijaga selama masa berkurangnya ketersediaan air.

BBMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi sejak dini melalui penghematan penggunaan air, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan dan dampak kesehatan selama periode El Nino berlangsung.(VN)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *