Example floating
BERITAOlahragaPeristiwa

Dilema Persipura: Antara Efisiensi, Kompetisi, dan Identitas Tanah Papua

15
×

Dilema Persipura: Antara Efisiensi, Kompetisi, dan Identitas Tanah Papua

Sebarkan artikel ini
Owen Rahadian

Paraparatv.id | Jayapura | Menyambut kompetisi Liga 2 Penggadaaian Championship musim 2026/2027, Persipura Jayapura menghadapi situasi sulit menyusul sanksi yang dijatuhkan kepada Tim Mutiara Hitam.

“Musim ini kami menghadapi situasi yang tidak mudah. Dengan sanksi yang mengharuskan Persipura bermain tanpa kehadiran suporter pada putaran pertama, tentu ada dampak finansial yang cukup besar bagi klub,” ungkap Manajer Persipura, Owen Rahadian, di Jayapura, Sabtu (11/7/2026).

Di sisi lain, Owen Rahadian mengakui manajemen tengah mempertimbangkan sejumlah opsi kebijakan. Salah satunya adalah memindahkan lokasi pertandingan kandang ke Pulau Jawa, yang dinilai dapat menekan beban biaya operasional klub. Namun, langkah tersebut berpotensi berakibat pada pengurangan satu poin perolehan di awal kompetisi sesuai regulasi yang berlaku.

“Ini bukan keputusan yang sederhana. Ada pertimbangan finansial, pertimbangan kompetitif, dan yang paling penting adalah tanggung jawab kami terhadap identitas Persipura sebagai kebanggaan seluruh masyarakat Papua,” tuturnya.

Saat ini, manajemen masih mengkaji seluruh aspek secara mendalam sebelum menetapkan keputusan akhir. Apa pun pilihan yang diambil nantinya, seluruh pertimbangan didasarkan pada kepentingan jangka panjang Persipura, bukan keuntungan sesaat.

“Musim lalu memberikan banyak pelajaran berharga bagi kami. Walaupun hasil akhirnya belum sesuai harapan, proses tersebut justru menjadikan tim semakin matang dan semakin solid. Semangat serta moral pemain saat ini juga berada dalam kondisi sangat baik untuk menyambut musim baru,” imbuhnya.

Mengenai persiapan teknis, dengan datangnya pelatih baru tentu akan ada rancangan permainan dan pendekatan yang berbeda. Oleh karena itu, posisi Direktur Sepak Bola dibentuk guna menjaga identitas serta ciri khas permainan Persipura tetap terjaga, siapa pun pelatih yang bertugas.

“Filosofi sepak bola khas Papua akan selalu menjadi dasar permainan kami, sementara strategi dan taktik akan terus beradaptasi dengan kebutuhan pertandingan serta karakter lawan. Untuk komposisi pemain, kami akan mengoptimalkan skuad yang ada terlebih dahulu, melakukan evaluasi menyeluruh, serta mendatangkan tiga pemain asing baru yang sesuai dengan kebutuhan tim,” jelasnya.

Pihaknya berharap seluruh elemen keluarga besar Persipura dapat terus memberikan dukungan, doa, dan masukan. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kebersamaan diyakini sebagai kekuatan utama untuk membawa Persipura melangkah lebih maju. (Nesta)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *