Paraparatv.id | Jayapura | Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan terkait dampak dari kebijakan nasional berkaitan dengan perubahan nilai jual beberapa harga BBM, baik avtur, BBM industri, Pertamax Turbo maupun Dexlite yang mengalami kenaikan harga, hal itu menjadi warning bagi daerah termasuk Kota Jayapura untuk menyikapinya dengan bijak.
Menurut Rustan, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan inflasi yang tinggi dan menurunkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.
“Karena itu, langkah yang dilakukan pemerintah adalah memperketat tugas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar bisa memonitor harga-harga di pasar sehingga tetap terjangkau dan tidak mengalami inflasi tinggi,” Ujar Rustan Saru kepada media usai apel pagi, Senin (11/5).
Selain itu, pemerintah juga melakukan pengecekan apakah stok kebutuhan pokok cukup baik di distributor, pengecer maupun Bulog, sehingga dapat mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan atau menahan barang-barang pokok yang dibutuhkan masyarakat.
Untuk pengawasan distribusi, Pemkot Jayapura juga melibatkan Satgas Pangan agar distribusi barang berjalan lancar di tengah masyarakat sehingga seluruh kebutuhan tidak mengalami hambatan dalam pelaksanaannya.
Rustan menambahkan, pemerintah juga memastikan ketersediaan stok tetap aman dan meminta informasi terkait kondisi tersebut disampaikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan maupun rasa takut.
“Kita minta OPD terkait menjaga kondisi ini sehingga kota tetap aman, distribusi pangan tetap terjaga dan stok tetap terjangkau sehingga masyarakat tidak kesulitan membeli bahan pokok,” ujarnya.(VN)

















