Paraparatv.id | Jayapura | Sebanyak 11 unit ruko yang merupakan bangunan Koperasi Den Zipur 10/KYD dan 1 pos penjagaan di Jalan Raya Sentani-Waena, Kelurahan Waena, Distrik Heram, hangus terbakar pada Sabtu (09/05/2026) sore.
Personel Polresta Jayapura Kota bersama unsur gabungan bergerak cepat merespons kejadian tersebut guna menanggulangi api dan mengamankan lokasi.
Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 15.45 WIT. Kapolsek Heram IPTU Andry Rihulay, S.H., M.H langsung bergerak bersama personelnya ke lokasi. Sesampainya di tempat kejadian, tim segera melakukan pengamanan kawasan, membantu evakuasi warga, serta mengatur arus lalu lintas agar akses penanganan kebakaran tetap lancar.
Berdasarkan keterangan saksi, api diduga bersumber dari Ruko Nomor 5 milik Samsul Aim, di mana asap pertama kali terlihat mengepul dari bagian plafon bangunan. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan-bangunan sekitar. Warga dan anggota piket Den Zipur 10/KYD sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan resmi tiba.
Bantuan tambahan mulai berdatangan sekitar pukul 16.35 WIT, saat kendaraan AWC Polresta Jayapura Kota dan AWC Polda Papua tiba di lokasi untuk langsung terjun ke proses pemadaman. Di saat yang sama, personel Piket Fungsi Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Pamapta II IPDA Febri Tamimi, S.Tr.Ik melakukan pengamanan tempat kejadian perkara serta menjaga jarak aman bagi warga yang berkumpul.
Upaya penanganan semakin diperkuat dengan kehadiran Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, AWC Brimob Polda Papua, serta unsur personel gabungan lainnya. Berkat kerja sama yang sigap, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.28 WIT.
Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi cukup besar karena seluruh bangunan ruko dan pos penjagaan mengalami kerusakan berat.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Heram IPTU Andry Rihulay menyampaikan bahwa gerak cepat personel dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu evakuasi, dan mendukung pemadaman bersama instansi terkait. Syukurlah api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap IPTU Andry.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang untuk mengetahui sumber api secara akurat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa keamanan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah kebakaran akibat korsleting.
Warga juga diminta segera melapor ke nomor darurat 110 atau pemadam kebakaran jika menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.(Redaksi)



















