Example floating
BERITAKABAR SENTANI

Pemkab Jayapura Respons Keterisolasian Kampung Omon

228
×

Pemkab Jayapura Respons Keterisolasian Kampung Omon

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku

Paraparatv.id |Sentani| – Pemerintah Kabupaten Jayapura merespons keterisolasian warga Kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, yang selama ini mengalami keterbatasan akses layanan dasar, khususnya akses jalan dan pelayanan kesehatan.

Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, mengatakan Pemkab Jayapura mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat Kampung Omon. Menurutnya, keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu faktor utama lambatnya pembangunan di wilayah tersebut.

“Akses menuju Distrik Gresi Selatan cukup jauh karena harus memutar melalui Distrik Yapsi. Ini menjadi salah satu penyebab pembangunan di wilayah itu berjalan lambat,” kata Haris, Selasa (30/12/2025).

Haris menjelaskan, pemerintah daerah bersama Bupati Jayapura Yunus Wonda telah menyiapkan rencana untuk membuka akses jalan yang lebih singkat menuju Gresi Selatan. Pada tahun anggaran mendatang, Pemkab Jayapura berupaya membuka jalur baru melalui Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi, yang dinilai lebih dekat dibandingkan jalur yang ada saat ini.

“Kami berupaya tahun depan menganggarkan dana untuk membuka jalur jalan yang lebih dekat melalui Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi, sehingga tidak perlu lagi memutar jauh lewat Yapsi,” ujarnya.

Menurut Haris, jika akses jalan dari Genyem menuju Distrik Gresi Selatan dapat diperpendek, maka pembangunan infrastruktur akan lebih cepat berjalan. Ia menyebut pembangunan jalan dan jembatan, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, akan berangsur membaik.

“Kalau akses jalan sudah lebih baik dan lebih dekat, pembangunan pasti mengikuti. Pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur lainnya bisa masuk, dan masyarakat juga akan memilih menetap di kampungnya,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi masyarakat Kampung Omon dan wilayah Grime Nawa hingga kini masih tergolong daerah terisolir. Selain jarak yang jauh dari pemukiman lain, medan berat dan sejumlah sungai yang harus dilalui juga menjadi hambatan, terutama saat debit air meningkat.

“Ada beberapa titik yang harus melewati sungai. Jika banjir, tentu sangat membahayakan. Karena itu langkah awal yang akan kami lakukan adalah membuka akses jalan yang lebih singkat menuju Gresi Selatan,” jelas Haris.

Lebih lanjut, Haris menegaskan bahwa perhatian terhadap daerah-daerah terisolir di Kabupaten Jayapura, termasuk Kampung Omon, telah menjadi komitmen pemerintah daerah sejak masa kampanye. Pemkab Jayapura, kata dia, akan berupaya secara bertahap membuka keterisolasian wilayah tersebut agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. (Arie)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *