Paraparatv.id |Jayapura| — Belasan legislator Otsus dari jalur pengangkatan di DPR Kabupaten yang berasal dari Kabupaten Jayapura, Asmat, dan Puncak Jaya mengikuti orientasi intensif selama empat hari di Hotel Horizon, Kota Raja, Jayapura. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan bertujuan memperkuat kapasitas wakil rakyat dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengambilan kebijakan publik.
Materi hari pertama yang disampaikan oleh Anthon Imbenay pada Senin (7 Juli 2025) berjudul Isu Aktual Implementasi Kebijakan Berkelanjutan, menekankan pentingnya pemahaman terhadap tiga sektor strategis: energi, ekonomi, dan pangan. Menurutnya, ketiga sektor ini sangat memengaruhi kualitas hidup masyarakat dan arah pembangunan daerah.
“Legislator Otsus harus memahami kebijakan nasional yang terkait dengan ketiga sektor ini. Tujuannya bukan hanya sebagai pengetahuan, tetapi sebagai bekal untuk melakukan fungsi pengawasan yang tajam terhadap rencana pembangunan oleh eksekutif,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pengelolaan energi harus berorientasi pada kelestarian lingkungan, pertumbuhan ekonomi harus inklusif, dan ketahanan pangan harus dijaga secara berkelanjutan agar tidak menciptakan ketergantungan struktural di daerah.
Imbenay menegaskan bahwa materi ini merupakan bagian dari kurikulum dan modul resmi yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Karena itu, baik legislator Otsus maupun anggota DPRK dari jalur partai politik wajib mengikutinya tanpa pengecualian.
“Standar materinya sama. Semua anggota DPRK, baik pengangkatan maupun partai politik, harus dibekali materi ini karena fungsi dan tanggung jawab mereka sama,” tambahnya.
Sebagai representasi masyarakat adat dalam sistem otonomi khusus, legislator Otsus memiliki peran penting dalam menjembatani nilai-nilai lokal dengan arah kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, orientasi ini tidak hanya memperkuat sisi teknis, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka terhadap dinamika sosial dan ekologis di wilayahnya masing-masing.
Melalui orientasi ini, para legislator Otsus diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara lebih tajam, kritis, dan konstruktif. Dengan pemahaman terhadap sektor energi, ekonomi, dan pangan, mereka diharapkan menjadi aktor penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, adil, dan berpihak pada masyarakat luas. (Arie)














