Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAHeadline

Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Pemilu, Ketua KPU Papua: Beda Pilihan, Tak Boleh Saling Menjelekkan

214
×

Ciptakan Situasi Kondusif Jelang Pemilu, Ketua KPU Papua: Beda Pilihan, Tak Boleh Saling Menjelekkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Steve Dumbon mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Meskipun berbeda pilihan politik, Steve mengingatkan tidak boleh saling menghina atau menjelekkan.

“Mendekati pesta demokrasi yang akan berlangsung tidak lama lagi, saya mengharapkan bisa berjalan aman, lancar, serta menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, tidak boleh saling menghina atau menjelekkan,”ucap Steve kepada paraparatv.id saat dihubungi melalui selular, Sabtu (20/1/2024).

Ia menambahkan, masa kampanye Pemilu 2024 dimulai sejak tanggal 28 November 2023 dan jadwal kampanye berlangsung hingga 10 Februari 2024. Kemudian masa tenang, 11 Februari hingga 13 Februari 2024. Sementara Pemungutan Suara pada 14 Februari 2024.

“Untuk tanggal 21 Januari sampai dengan 10 Februari 2024 masuk untuk tahapan kampanye rapat umum, kampanye rapat umum terbuka ini dengan menghadirkan artis panggung dan lain lain, dikesempatan selama kampanye dialogis itu situasi tenang tidak ada hujat menghujat atau saling menjelekkan terutama di media sosial dan kami rasa selama ini di papua sudah sangat baik,”ucapnya

Steve berharap seluruh partai politik peserta pemilu maupun pasangan calon pendukung tetap menjaga situasi kondusif.

“Kami harapkan kepada semua seluruh partai politik peserta pemilu maupun pasangan calon pendukung dari pasangan calon presiden dan juga dari para calon anggota DPD untuk menjaga kondisi dan situasi yang kondusif selama kampanye sampai dengan tanggal 10 Februari nanti,”harapnya.

Dia juga berpesan didalam kampanye tidak. boleh saling menghujat.

“Selama kampanye itu tidak boleh ada saling menghujat, memaki dan saling menjelekkan diantara sesama peserta pemilu, sehingga pemilu ini betul betul kita lebih banyak materi yang kita harapkan, konsep pembangunan yang kita harapkan, sehingga pemilu ini bisa berjalan dengan damai, aman dan lancar untuk menghasilkan pemimpin bangsa kedepan yang bermartabat sesuai pilihan rakyat untuk lima tahun kedepan serta sesuai visi dan misi yang disampaikan,”tutupnya (VN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *