Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITAKABAR SENTANI

Calon Anggota MRP Perwakilan Adat dan Perempuan Tak Boleh Berideologi Ganda

131
×

Calon Anggota MRP Perwakilan Adat dan Perempuan Tak Boleh Berideologi Ganda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Sentani | Ketua Pimpinan Pusat – Pemuda Pancamarga (PP – PPM) Hironimus Taime meminta dengan tegas kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura dalam melakukan perekrutan Panitia Seleksi (Pansel) harus melakukan screening Timsel maupun calon peserta berkoordinasi dengan pihak TNI-Polri untuk memberikan masukan, serta penilaian calon anggota MRP dari perwakilan adat dan perempuan utusan Kabupaten Jayapura.

“Jangan sampai ada Timsel maupun calon peserta yang mempunyai faham ideologi ganda yang merongrong keutuhan NKRI di atas Tanah Papua. Bukan hanya kepada calon peserta anggota MRP dari perwakilan adat dan perempuan, terlebih kepada Pansel dan Panwas Seleksi MRP Kabupaten Jayapura,” tegas Hironimus Taime dibalik telepon selulernya, Ahad, 26 Maret 2023.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura harus tegas dan berani menentukan dalam memilih Panitia Pansel dan Panwas Seleksi MRP Kabupaten Jayapura yang tidak memiliki faham idiologi ganda agar selektif dalam pelaksanaan seleksi terhadap calon Anggota MRP dari perwakilan Adat dan Perempuan utusan Kabupaten Jayapura.

“Supaya setiap calon harus mempunyai pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan NKRI. Sehingga ketika terpilih menjadi Anggota MRP, maka mereka mampu menerjemahkan kepetingan Orang Asli Papua (OAP) dalam koridor bingkai NKRI,” pinta pria yang juga salah seorang Tokoh Intelektual Anak Asli Jayapura tersebut.

Dikarenakan, hari ini masyarakat resah dengan Kelompok-kelompok Separatis Teroris (KST) yang mengganggu Kamtibmas warga masyarakat Papua di Wilayah-wilayah Konflik. “Jangan sampai muncul lagi benih-benih embrio Kelompok Separatis Teroris (KST) berdasi lagi di lembaga kultur Orang Asli Papua ini,” ujarnya.

Hironimus Taime mengatakan, bahwa pemerintah perlu mengantisipasi jangan sampai ada indikasi kepentingan-kepentingan yang di sisipkan dalam pelaksanaan seleksi calon Anggota MRP karena sangat berbahaya. Di mana, bisa melahirkan efek domino yang fatal. Cukup MRP dari jilid pertama sampai saat ini belum mencerminkan Prinsip-prinsip Kebhinnekaan-Nya terhadap NKRI.

“Saya kasih contoh, pernah ada calon Anggota MRP dari Perwakilan Kabupaten Jayapura dan semua tahapan sudah dilalui. Tetapi akhirnya di batalkan pelantikannya, karena dianggap punya pemahaman Idiologi Ganda. Tidak hanya itu, publik sempat dibuat geger dengan tindakan tidak terpuji Ketua MRP Papua yang berangkat ke luar negeri, guna mengkampanyekan isu Papua Merdeka,” imbuhnya.

“Nah, kali ini tidak boleh lagi ada cerita Anggota MRP seperti itu. Anggota MRP periode kali ini adalah Anggota MRP yang benar-benar Merah Putih dan berpihak kepada kepentingan Papua maupun Nasional, serta memperjuangkan mendukung pembangunan Papua yang sedang di gencarkan oleh Pemerintah Pusat kepada Papua,” pungkasnya. (Irf)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *