Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITA

Rumah Pengolahan Sagu Bakal Hadir Di Jayapura

×

Rumah Pengolahan Sagu Bakal Hadir Di Jayapura

Sebarkan artikel ini
Danrem 172/PWY Brigjend TNI J. O. Sembiring
Example 468x60

Paraparatv.id | Sentani | Danrem 172/PWY Brigjend TNI J. O. Sembiring menemui Penjabat (Pj) Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si , Senin, 6 Februari 2023.
Kunjungan di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura ini dalam rangka membahas pengaktifan kembali pabrik Sagu di Kampung Sereh Tua, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kunjungan Danrem 172/PWY disambut baik Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si., didampingi Sekda Kabupaten Jayapura Dr. Hana S. Hikoyabi, M.Kp., dan juga dihadiri Ondofolo Kampung Sereh Yanto Khomlay Eluay, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Jayapura, perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih dan juga pihak investor.

Danrem 172/PWY, Brigjend TNI J. O. Sembiring mengatakan pertemuan dengan Pj Bupati Jayapura yang didampingi Sekda Kabupaten Jayapura itu bagaimana kita mencoba mengaktifkan kembali Rumah Pengolahan Sagu atau pabrik Sagu yang ada di Kampung Sereh Tua, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Jadi, ini pertemuan yang baik. Saya pikir semua yang hadir memiliki niat yang sama bagaimana pabrik (Sagu) itu bisa berjalan. Memang kendalanya banyak tantangan, dan akan diolah sebagai sebuah peluang mulai dari pasokan bahan operasional pabrik,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan usai pertemuan tersebut, Senin, 6 Februari 2023.

Tak hanya itu, Danrem juga berharap kedepannya ada solusi terkait marketing, karena coast produksi di Papua akan lebih tinggi dibandingkan dengan coast produksi di Pulau Jawa.

“Ya, marketingnya ini bukanlah hal yang mudah. Karena kita tahu coast produksi di Papua akan lebih besar daripada di Jawa sana Sehingga produksinya lebih besar, maka harga jualnya juga besar. Hal ini mungkin yang akan kita carikan solusinya, tetapi yang terpenting disini tentunya pihak swasta yang akan kita gandeng,” paparnya.

“Mudah-mudahan ini akan ada yang juga memiliki kesamaan visi dan kita juga memiliki peran, untuk memberdayakan masyarakat di Papua. Teknisnya masih akan kita adakan rapat lanjutan lagi. Semoga dalam waktu dekat ini kami akan dirapatkan kembali,” sambungnya.

Brigjend Sembiring menyampaikan, jika itu tidak terjadi maka pihaknya akan mencari solusi yang lain seperti pengusaha lokal. Sehingga pabrik Sagu atau rumah pengolahan Sagu itu merupakan bagian dari aset Pemda.
“Dan, kita akan tetap mendukung lahan-lahan Sagu yang ada di sekitarnya seperti di Kota Jayapura dan Cycloops untuk dasarnya akan lebih besar di Papua daripada di Jawa,”bebernya.

Ketika ditanya terkait kendala sementara ini, katanya, bagaimana bisa kembali mengoperasionalkan pabrik dan mencari bahan-bahan pokok Sagu.

“Tetapi, saya pikir ini sebuah tantangan bagi kita. Kalau kita sudah mulai dan saya pikir ini kita harus guyub bersama, kita kolaborasi dengan semua pihak. Saya yakin ini semua akan berjalan dengan lancar. Personil akan datang bulan ini, dan harapan saya bulan depan sudah bisa. Karena pihak Pemda juga punya aturan untuk anggaran, swasta juga kita butuhkan bagaimana mereka diberi kepercayaan untuk berani berusaha di Papua,” ucapnya.

“Intinya, kami siap dengan semua pihak untuk membangun kembali operasional pabrik Sagu di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura. Karena ini bagian dari pemberdayaan masyarakat di Papua, karena akan berdampak bagi pelaku UMKM yang ada di tanah Papua,” pungkasnya. (irf)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *