Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BERITA

PDAM Jayapura Alami Pergeseran Jaringan Pipa Transmisi Utama dari Jalur Kojabu Akibat Gempa Bumi

49
×

PDAM Jayapura Alami Pergeseran Jaringan Pipa Transmisi Utama dari Jalur Kojabu Akibat Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura mengalami pergeseran jaringan pipa transmisi utama diamater 400 mm dari Jalur Kojabu, karena dampak dari kejadian gempa bumi yang beberapa kali terjadi dalam sepekan di Kota Jayapura. Jaringan pipa kojabu sendiri membentang dari Perumnas 3 Waena sampai ke Pasir Dua.

“Sejak hari Rabu Tgl.4 Januari 2023 saya telah memerintahkan staf teknis dimasing-masing wilayah pelayanan untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola oleh PDAM Jayapura, dan ternyata pada hari Jumat 6 Januari 2023 dari hasil tracking jalur pipa diketemukan ada 3 titik kebocoran pada pipa transmisi Kojabu di Entrop, Jayapura Selatan. Saat ini pelayanan tetap berjalan normal, namun debit air dan tekanan air ke reservoir berkurang dititik terjauh dipasir Dua Jayapura Selatan,”jelas Direktur Utama PDAM Jayapura Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM pasca meninjau kebocoran pipa transmisi di Entrop, Jumat (6/1).

Selama terjadinya gempa bumi beberapa waktu lalu, wilayah Waena menuju Skyline tidak mengalami gangguan pelayanan. Kemudian, pada hari ini Jumat (6/1) tim teknik melakukan tracking pipa dari perumahan Pemda I Entrop sampai ke Pasir II Tanjung Ria, dan ditemukan tiga titik kebocoran, yakni dua titik di depan Komplek PTC Entrop dan satu titik di depan Polsek Jayapura Selatan.

“Saya meyakini kebocoran ini adalah dampak dari gempa bumi yang beberapa kali terjadi di Kota Jayapura, dengan bergesernya pipa utama. Saya sudah melakukan survei lokasi bersama manajer perencanaan untuk segera menentukan langkah apa yang harus dilakukan berikutnya,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan tim teknik di lapangan, menunjukkan bahwa pelayanan tetap berjalan normal, di mana jalur Kojabu yang mensuplai untuk wilayah Abepura, Jayapura Utara, dan Jayapura Selatan masih bisa dimanfaatkan. Akan tetapi, tekanan air dari wilayah Perumahan Pemda I Entrop sampai ke wilayah Pasir II Tanjung Ria berkurang.

“Ini akan menyulitkan warga di Pasir II dengan kondisi tekanan air yang kurang, maka hari ini juga tim teknik segera melakukan perbaikan di tiga titik tersebut, yang kerusakannya terlihat cukup berat karena terletak di area drainase jalan protokol, lalu di depan Polsek Jayapura Selatan yang mana pipa transmisi letaknya tertanam di bawah jalan drainase,”pungkasnya.

“PDAM Jayapura segera mempersiapkan personil dan peralatan untuk mengerjakan titik kebocoran. Perbaikan rencananya akan menggunakan alat berat untuk melihat kebocoran, mengingat lokasinya yang cukup sulit dikerjakan oleh tenaga manusia. Masa pengerjaan diperkirakan memakan waktu 3 hari,”katanya.

Jika gangguan pelayanan tersebut berlangsung lama, akan berpengaruh pada jam pendistribusian yang kurang efektif, dengan debit air yang diterima dan durasi menampung di reservoir lebih lama. Air tetap mengalir namun dampak debit yang kurang karema kebocoran membuat proses menampung lebih lama. (*/SIL)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *