60 Tahun GKII di Tanah Papua Hadirkan Pesta Api Injil

Pendeta Petrus Bonyandone, M.th. (Kanan) Ketua Panitia Jubelium 60th GKII, Vic. Patriot Kayoi, S. TH (Kiri), Sabtu (10/4/2022)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Sinode Papua menggelar acara Gospel Fire Fast 2022 atau istilahnya pesta api injil, ini merupakan puncak acara dari pada kegiatan yubelium ke 60th GKII di tanah papua. Acara berlangsung di Lapangan Trikora Jl. Raya Abepura, Jayapura, Sabtu (8/4/2022).

Hari Ulang Tahun (HUT) GKII ditanah papua yang ke-60th, yang jatuh pada tanggal 6 April 2022.

Pada HUT GKII ini mengangkat Tema Nasional yaitu harus menjadi gereja yang bertumbuh, bertambah dan berdampak.

Ketua GKII Sinode Wilayah I Papua, Pdt Petrus Bonyadone mengatakan pihaknya sangat bersyukur karena dapat merayakan hari ulang tahun gereja dan dapat menjadi berkat bagi masyarakat.

“Hari ini ialah sebagai puncak dimana semua warga bisa berkumpul untuk ekspresikan suka cita mereka, berkat yang mereka temukan dalam Tuhan ini merupakan salah satu bentuk dampak bahwa kita mau melihat bahkan juga menunjukan kepada publik yang lain, bahwa kita gereja ada kita berdampak, dampak disini juga sebenarnya kita mengharapkan bahwa dari sisi ini kita mau menguji berapa banyak kekuatan orang kemah injil diseluruh tanah Papua yang memberikan kontribusi dampak dalam proses pembangunan” ujar Pdt Petrus Bonyandone, M.th.

GKII di papua ada 4 sinode wilayah, wilayah satu kami ada dijayapura wilayah pesisir utara sampai ke pantai selatan dimerauke, wilayah dua masuk di area lapago timika dan sekitarnya, wilayah tiga meepago daerah paniai nabire, dogiyai, deiyai dan sekitarnya dan wilayah ke empat baru kami mekarkan dari wilayah dua daerah lapago, wamena dan sekitarnya.

Ditambahkan Pendeta Petrus Bonyandone, M.th, seluruh papua hingga saat ini pihaknya memiliki 61 klasis dan dibawah klasis pihaknya memiliki ribuan gereja.

“ya memang bisa dikatakan 70 persen warga gereja kita ada didaerah pedalaman memang itu menjadi pergumulan kami tantangan kedepan”Ujarnya

Pihaknya berharap ketika sudah berada pada usia yang ke 60 tahun jemaat dapat melihat bagaimana para pioneer GKII yang mengorbankan jiwa raga mereka, air mata bahkan banyak yang meninggal mati sahid atau mereka yang mati dalam pelayanan oleh karena kristus.

” Kalau mereka seperti itu maka diusia 60 tahun kedepan seperti apa kita akan siap untuk menghadapi dan kita terus akan meningkatkan kualitas yang memuliakan Tuhan dari sisi yang lain kami akan berhadapan dengan bagaimana kita memasuki era millennium bagaimana kita mempersiapkan anak anak muda kita sehingga mereka kedepan betul betul menjadi anak anak muda yang berkualitas dalam iman, anak anak muda yang sungguh sungguh bertumbuh, bertambah dan berdampak dalam hidup mereka dan ending kita satu saja agar supaya nama Tuhan di permuliakan” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Jubelium 60th GKII, Vic. Patriot Kayoi, S. TH mengatakan acara hari ini adalah rangkaian kegiatan yubelium yang sudah terselenggarakan dari tanggal 2 April 2022 kami melaksanakan kegiatan GKII go green, tanggal 3 April 2022 pihaknya melaksanakan doa bersama dimana semua warga GKII di tanah papua berdoa untuk papua, tanggal 6 April 2022 guna melaksanakan ibadah syukur ulang tahun GKII ke 60 dimasing masing klasis.

” Hari ini merupakan puncak acara dari pada kegiatan yubelium 60th GKII di tanah papua, secara gabungan yang hadir saat ini untuk wilayah 1 papua meliputi klasis yang ada ditanah Tabi, dan dirangkaikan dengan mengadakan pasar murah” Ucapnya.

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dijual kerajinan tangan khas papua seperti mahkota dari kulit kayu, kalung, hiasan bunga dan lain sebagianya juga ada hasil bumi, makanan dan minuman pelaku umkm ini dari jemaat jemaat ada bertujuan untuk meningkatkan ekonomi jemaat, untuk memeriahkan acara hari ini ada vestival musik persembahan puji pujian dari seluruh jemaat jemaat yang ada diklasis kota dafonsoro dan juga klasis gremenala dan klasis perbatasan keerom.

“Harapan kami lewat momentum ini, seluruh jemaat di GKII yang ada ditanah papua ini boleh kembali semangat untuk melayani Tuhan, untuk kembali melihat semangat 60 tahun lalu ketika gereja ini ada di Papua untuk melayani orang orang yang ada di tanah papua dan di era yang kita tahu semakin maju ini kita mau supaya jemaat jemaat mampu bersaing secara ekonomi” tutupnya (SIL/GR)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *