HUT Ke 103: Damkar RI Diusulkan Jadi Lembaga Kedinasan

Wali Kota Jayapura didampingi Kabid Damkar dan Kasat Pol PP saat memotong Kue HUT ke 103 Damkar Indonesia.
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | 1 Maret diperingati sebagai hari ulang tahun Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Damkar) Indonesia. Menapaki usia ke 103 tahun, Damkar Kota Jayapura mendorong pengesahan sebagai instansi kedinasan di lingkungan pemerintah kota.

“Kami berharap di usia yang sudah 103 tahun, Damkar ini juga dikembangkan (disahkan) menjadi dinas,” Kata Kepala Satpol Pamong Praja Kota Jayapura, Muhsin Ningkeula saat ditemui awak media di ruang lobby Kantor Wali Kota Jayapura. Selasa, 1/3/2022.

Kasatpol PP Muhsin menuturkan dengan pengesahan Damkar menjadi lembaga kedinasan, tantangan tugas di wilayah kota yang makin berat bagi lembaga yang lahir sejak tahun 1919 itu dapat berbenah dengan memenuhi sumber daya manusia, fasilitas, sarana prasaran, perlengkapan personil dapat menjamin kinerja Damkar yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tantangan tugas di Kota Jayapura sangat berat, kita saksikan sendiri setiap kali terjadi kebakaran kadang susul-menyusul. Bisa dalam sehari terjadi musibah kebakaran sampai tiga kali. Sehingga apa bila Damkar ini telah berdiri menjadi dinas, otomatis (secara langsung) personilnya bertambah, anggaran bertambah, dan sarana-prasarana juga bertambah dengan menangani (ancaman musibah) di kota besar ini.” Kata Muhsin menjelaskan seraya berharap dapat segera Damkar disahkan menjadi lembaga kedinasan.

Kepala Bidang Damkar Kota Jayapura, Vera Kirana  disaat yang sama, mengatakan peringatan HUT Damkar secara nasional tepat berusia 103 tahun pada 1 Maret 2022. Sementara Damkar di Kota Jayapura baru menapaki usia ke 25 tahun yang diperingati pada 29 Januari lalu.

Momen suka cita ini, dikatakan Vera, Damkar semakin menunjukan jati diri menjadi pelopor dan garda terdepan dalam upaya pencegahan, penanganan dan penyelamatan kebakaran. “Kita tahu bahwa kota Jayapura merupakan kota yang sudah multi-dimensi, padat penduduk, kemudian dengan tingkat ekonomi yang semakin tinggi, maka di situ Jayapura menjadi sentra ekonomi, sehingga besar potensi akan terjadinya musibah seperti kebakaran.” Katanya.

Selaras dengan pesatnya perkembangan kota, Vera juga berharap upaya menjadikan Damkar sebagai dinas segera terwujud. “Secara regulasi, Damkar sudah diwajibkan untuk menjadi dinas pada daerah kabupaten kota se-Indonesia.” Ujar Ibu yang telah 4 tahun bertugas sebagai Kabid Damkar Kota Jayapura itu.

Saat ini, fasilitas dan SDM yang dimiliki Damkar Kota Jayapura berupa 7 armada kendaraan truck terdiri dari 5 truck penyemprot dan 2 truck suplai. Sementara personil Damkar berjumlah 23 orang PNS dan 52 tenaga kontrak yang bertugas di empat pos sektor yakni sektor Heram, Abepura, Jayapura Selatan dan di Markas Komando (Mako) Damkar Kota Jayapura. (AY/JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *