Pemkot Jayapura Cegah Omicron, Batasi Kapal Laut?

KM Tidar dipelabuhan Jayapura. (Foto: Arsip PTV)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menyurati Menteri Perhubungan untuk membatasi jumlah kapal yang akan masuk ke Kota Jayapura, guna mengantisipasi masuknya COVID-19 varian omicron.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, pihaknya telah meminta pembatasan kapal masuk pelabuhan di kota yang dipimpinnya.

“Kami akan membatasi jumlah kapal yang bersandar di kota Jayapura, dan masuknya kapal harus pagi dan siang hari,” kata Benhur Tomi Mano yang akarab disapa BTM, Rabu (8/2/2022).

Maksud pembatasan dan penentuan waktu sandar kapal, lanjut BTM, untuk memperketat pelaksanaan pemeriksaan dan verivikasi data diri penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan di Kota Jayapura.

“Kami akan lakukan pemeriksaan, utamakan rapid di pelabuhan, kalau yang bersangkutan (penumpang) reaktif maka akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Walikota juga menambahkan pihaknya telah meminta dinas Kesehatan Kota Jayapura segera menghubungi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) terkait penggunaan gedung sebagai rumah isolasi mandiri. “Untuk pengendalian jumlah dan perawatan pasien Covid-19 varian omicron nantinya,” ujarnya.

Kebijakan-kebijakan BTM ini mengacu dari data Satgas Pencegahan, Pengendalian, Dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua,  bahwasanya kasus COVID-19 varian omicron di kota Jayapura sendiri telah memiliki 2 temuan kasus, masing-masing dengan riwayat perjalanan dari luar Papua. (Hasan/ith)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *