Staff Presiden: Dibutuhkan Sensifitas Jurnalis Dalam Peliputan Peparnas

Deputi V Kantor Staff Presiden, Jaleswari Pramodhawardhani ( nr)
banner 120x600

Parapartv.id | Jayapura | Dalam peliputan Iven Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) dibutuhkan Sensifitas yang tinggi dari para jurnalis.


Hal itu diungkapkan Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardhani, di Media Center Kominfo Peparnas Papua, Selasa (2/11/21).


“Jadi ini sensifitas kawan-kawan jurnalis itu perlu untuk diperhatikan,” ujarnya.


Peparnas ini, katanya, merupakan pekan olahraganya kawan-kawan penyandang disabilitas, sehingga banyak sekali narasi, diksi dan pilihan-pilihan kalimat yang penting untuk diperhatikan para jurnalis.


“Karena, ketika kita bicara tentang penyandang disabilitas, pasti ada hal-hal yang tidak bisa digeneralisir dan disamakan ukuran bakunya tentang peliputan dan lain-lain dengan kawan-kawan non disabilitas,” terangnya.


Dikatakan, hal itu yang membuat Peparnas ini menjadi unik dan yang membedakan dengan PON.


“Karena ini kita tidak bicara hanya sekedar prestasi atau pun aksesibilitas, tapi juga humanity (kemanusiaan dan kepedulian),” ujarnya.


Hal paling penting diperhatikan dalam pemilihan kata pada karya jurnalis, adalah tidak menjadikan prestasinya sebagai inspirasi bagi publik.


Selain itu, juga tidak menyebutkan kata sifat dari kondisi para atlet, tetapi lebih menonjolkan effort (upayanya hingga meraih prestasi).(nr/redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *