Gemar Menabung versi Bank Papua

Sejumlah murid mengikuti edukasi dari Bank Papua di ruang kelas SMP Kartika VI-I Jayapura, Papua, Senin (25/10/2021). (Foto: ITH)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Bank Papua telah memiliki nasabah sebanyak 15 ribu pelajar melalui tambahan jam pelajaran edukasi gemar menabung dari Departemen Pengelolaan Dana Jasa Bank Papua ke setiap sekolah-sekolah di kabupaten dan kota.

Salah satu sekolah yang beruntung yaitu SMP Kartika VI-I Jayapura, sekolah tersebut mendapat kunjungan dari tim Bank Papua, Kota Jayapura, Senin (25/10/2021) dan mendapatkan tambahan pengetahuan tentang informasi perbankan juga pentingnya menabung sejak dini.

Pemimpin Departemen Pengelolaan Dana Jasa Bank Papua, Didi Supriyadi mengaku pihaknya datang ke SMP Kartika VI-I Jayapura dalam rangka Siklop Inklusi Keuangan Literasi yang dilaksanakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat bersama beberapa bank di Jayapura.

“Tujuan utamanya adalah agar anak-anak terbiasa atau berbudaya menabung sejak dini. Sehingga mereka bisa kelola keuangan dari hal kecil. Mulai dari uang jajan disisihkan untuk ditabung,” kata Didi.

Nah, uang jajan yang disisihkan tadi, kata Didi, mereka dapat menggunakan untuk keperluan sekolah tanpa meminta kepada orang tua. Menurutnya, budaya menabung ini harus dan terus didorong guna mencapai pelajar yang mandiri.

“Agar anak-anak menjadi anak-anak luar biasa serta berkarakter, Tadinya tak mengenal bank, bisa mengenal bank dan tadinya tak paham kelola keuangan, mereka bisa membuat satu prioritas dari uang jajan yang disisihkan,” ujarnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, sudah cukup banyak pelajar yang memiliki rekeing tabungan di bank. Kata Didi, dalam minggu ini pihaknya telah berkunjung ke beberapa sekolah diantaranya SMP Negeri 1 Jayapura, SMP YPK Paulus, SMP Kartika VI-I Jayapura dan nantinya akan berkunjung ke SMP Kristen Kalam Kudus Jayapura.

“Untuk data tingkat provinsi Papua, update terakhir sebanyak lima belas ribu pelajar yang telah menabung,” kata Didi.

Zara B.P. Rimosan pelajar SMP Kartika VI-I Jayapura yang mendapat juara satu menjawab 25 pertanyaan Game Literasi Inklusi dari OJK mengatakan kegiatan ini sangat positif, ia bersama teman-teman mendapatkan tambahan pengetahuan seputar bank.

“Membantu kami biar lebih tahu cara menabung di bank dan juga pentingnya menabung untuk meringankan kebutuhan sekolah saya nanti,” kata Zara anak ketiga dari lima bersaudara.

Hal senada juga dikatakan Angelina C. Saranga sebagai peraih juara dua dalam roadshow tersebut mengaku sangat bangga SMP Kartika VI-I Jayapura mendapat kunjungan dari Bank Papua dan OJK. Terlebih, kata Angelina, dirinya lebih tau tugas fungsi OJK dan bank-bank yang ada di Jayapura.

“Saya senang sekali karena kami dapat pemahaman tentang menabung, investasi, saham dan lain-lain. Mereka buat acara seru, siswa yang ikuti tidak bosan, ditambah dengan ada kuis-kuis seputar OJK dan bank,” kata Angelina anak pertama dari lima bersaudara.

Jemput bola ini akan terus dilakukan pihak Bank Papua guna mendorong budaya gemar menabung bagi masyarakat di Papua, khususnya di tanah Port Numbay, Kota Jayapura. (ITH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *