Penegakan Hukum Kepada KKB, Masyarakat Jangan Dijadikan Tameng

0
60
Kapolres kepulauan yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi. S.H., S.I.K saat memberikan pengarahan kepada masyarakat kampung sasawa distrik yapen barat (Foto Herman)

Paraparatv.id | Serui | Kapolres Kepulauan Yapen AKBP, Ferdyan Indra Fahmi.S.H., S.I.K minta kepada semua pihak agar langkah  penegakan hukum yang dilakukan oleh pihaknya selaku aparat keamanan terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di bawah pimpinan FW dan beberapa anak buahnya tidak dijadikan sebuah kepentingan dengan melibatkan  masyarakat sebagai tameng.

“jangan tarik masyarakat untuk menjadi tameng, dan melindungi kelompok kriminal bersenjata yang selama ini eksis berbuat tindak pidana diwilayah hukum polres Kepulauan Yapen,” tegasnya kepada media ini ,Jumat (20/8/2021).

Kapolres Yapen mengatakan, hal ini penting disampaikannya untuk menyikapi informasi-informasi yang liar atau hoax yang tidak sesuai fakta di lapangan, bahkan di duga adanya sekelompok masyarakat yang mengungsi akibat pengaruh dari oknum yang memberikan informasi hasutan yang seolah-olah akan  terjadi kekacauan pasca turunnya aparat personil polres kepulauan Yapen yang di backup oleh BKO Brimob Polda Papua.

“kita lihat kalau orang takut, pasca kejadian tanggal 5  itu  harusnya siang atau sore  masyarakat sudah pada mengungsi, sementara dari hasil monitoring disana masyarakat mulai bergerak mengungsi pada tanggal 6 sehari setelah ada salah satu anggota dewan menemui masyarakat disana untuk mengabarkan masyarakat pergi mengungsi. makanya kita melihat seperti ada by design, seharusnya anggota dewan itu berkoordinasi dengan kita atau memberikan pencerahan kepada masyarakat bukan malah menakuti jadi keberadaan pengungsi ini tidak wajar”.

Dirinya menambahkan, kedatangannya bersama Dandim,  Kajari dan Ketua Pengadilan di ke kampung sasawa pada tanggal 19 Agustus kemarin, ditemukan fakta sebenarnya, masyarakat tidak ada mengungkapkan kekhawatirannya dengan keberadan aparat keamanan di kampung itu, bahkan dengan penuh hangat masyarakat, tokoh adat bahkan anak-anak setempat memberikan penghargaan berupa penyambutan prosesi secara adat injak piring yang dilaksanakan di halaman SMP 1 atap negeri Sasawa dan itu semua tanpa kita mengetahui.

“bisa di lihat sendirikan, masyarakat kampung sasawa tidak merasa ketakutan atas kehadiran pihak kepolisian untuk menjalankan penegakan hukum di kampung tersebut, malah kita di sambut dengan acara adat”.ungkap Kapolres Yapen.(redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here