Jasad Pria Tanpa Busana Ditemukan di Pinggir Kali Sereh Sentani

0
116
Kapolsek Sentani Kota, Kompol Ruben Palayukan, S.PT, S.IK, didampingi Wakapolsek Sentani Kota Iptu Heri Wicahya dan Kanit Reskrim Polsek Sentani Kota Iptu Aan Anwas, SH, ketika memberikan keterangan kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (26/1/2021)

Paraparatv.id | Sentani | Masyarakat digegerkan dengan penemuan jasad pria tanpa busana, di pinggir Kali Sereh, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Hal yang membuat geger warga setempat, masyarakat langsung melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat.

Jasad pria tanpa busana diketahui beridentitas Mirsan Irianto (36) tahun ditemukan sekitar pukul 08.30 WIT oleh saksi bernama Elton Mehue (40), warga Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Terkait dengan penemuan mayat yang berlokasi di Kali Sereh Distrik Sentani, jadi mayat ini ditemukan pada hari Senin (25/1/2021) sekitar pukul 08.30 WIT. Ditemukan sesosok mayat laki-laki tanpa busana di dekat pinggir Kali Sereh, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura itu berdasarkan informasi dari masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi TKP,” kata Kapolsek Sentani Kota, Kompol Ruben Palayukan, S.PT, S.IK, ketika memberikan keterangan kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa, 26 Januari 2021.

“kemarin kita mendapat laporan dari masyarakat ada penemuan mayat dan kita langsung ke lokasi untuk memastikan benar apa tidaknya. Sehingga kita aparat kepolisian dari Polsek Sentani Kota langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi jenazah,” ujarnya menambahkan saat didampingi Wakapolsek Sentani Kota Iptu Heri Wicahya dan Kanit Reskrim Polsek Sentani Kota Iptu Aan Anwas, SH.

“Kalau identitas jenazah itu bernama Mirsan Irianto dan berusia 36 tahun serta beralamat di Jalan Pasir Distrik Sentani Kabupaten Jayapura. Sedangkan untuk identitas saksi itu Elton Mehue (40) yang menemukan pertama kali jenazah tersebut, dan saksi kedua atau korban selamat dari tindak kejahatan Curas itu bernama Abraham Kristo Mehue (17) yang masing-masing beralamat di Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. Sementara untuk pelaku masih dalam tahap proses penyelidikan,” bebernya.

Dikatakan Kapolsek Sentani Kota, pihaknya masih melakukan penyelidikan, karena memang pada hari Minggu (24/1/2021) malam lalu sekitar pukul 20.00 WIT  ada laporan masyarakat terkait dengan pencurian dengan kekerasan atau Curas yang terjadi di lokasi TKP.

“Maka itu kami dari Polsek Sentani Kota langsung turun ke lokasi TKP untuk mencari pelaku maupun korban (Mirsan) yang diduga menjadi korban Curas dengan menyusuri Kali Sereh, tetapi tidak menemukan tanda-tanda,” katanya.

“Sehingga anggota kepolisian bersama masyarakat setempat kembali pulang. Kemudian pada keesokan harinya atau Senin (25/1/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIT, kami mendapat informasi (laporan) dari masyarakat ada penemuan mayat di pinggir Kali Sereh,” sambung Kompol Ruben Palayukan.

Untuk proses penyidikan sementara, kata Kapolsek Ruben, pihak penyidik telah melakukan tindakan berupa olah TKP, melakukan visum, melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak enam orang dan juga melakukan penyitaan barang bukti.

“Dari penyidikan sementara, kami telah melakukan olah TKP, juga memeriksa saksi-saksi serta mengamankan barang bukti yang berhasil ditemukan di lokasi TKP,” ujarnya.

Kemudian barang bukti yang berhasil diamankan, Kapolsek Ruben menyampaikan, berupa satu buah celana pendek warna krem milik korban, satu buah celana dalam warna krem yang terdapat bercak darah, satu buah celana dalam warna hitam milik korban, satu buah baju kaos oblong warna abu-abu keputih-putihan milik korban, satu buah sendal slop warna hitam bergaris putih milik korban, satu buah headset merk Vivo milik korban, satu buah ATM Bank Mandiri milik korban, satu buah kunci motor Honda dan satu unit motor merk Honda Beat  Street warna hitam milik korban.

“Sementara barang bukti lainnya yang juga berhasil kita amankan di lokasi TKP seperti satu buah celana pendek warna merah milik saksi korban Abraham Kristo Mehue, satu buah switer warna hitam milik saksi korban, satu buah sendal jepit warna hitam milik saksi, kemudian juga terdapat satu buah sendal jepit merk Swallow warna putih bertali hijau yang belum diketahui pemiliknya siapa,” sebut Kompol Ruben Palayukan.

Dikatakan Kapolsek Sentani Kota, pihaknya masih mendalami penemuan mayat laki-laki tanpa busana tersebut, dan juga untuk sementara motifnya diduga korban di bunuh akibat tindak kriminal Curas.

“Karena berdasarkan keterangan saksi-saksi, bahwa pelaku (Lidik) mengambil HP milik korban,” ujarnya.

“Kemudian untuk proses penyidikan selanjutnya, kami masih melakukan pengembangan dengan mengumpulkan alat bukti lainnya guna dapat menjadi terang suatu tindak pidana. Dan dari hasil penyelidikan, korban ditikam sebanyak satu kali di bagian rusuk sebelah kiri. Kalau berdasarkan penglihatan secara kasat mata korban ini meninggal akibat di tikam, karena memang kita lihat di TKP banyak bercak darah yang ditemukan di rumput sekitar lokasi TKP,” tutup Kapolsek Kompol Ruben Palayukan. (Nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here