Persitoli Berbenah Diri, Menujuh Liga Professional

0
137
Ketua Kominte Olahraga Nasional KONI yang juga Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si didampingi Sekretaris KONI Imanuel gurik, SE.,M.Div sedang rapat evaluasi yang digelar di hotel Suni Garden Sabtu,17/10/2020.

Paraparatv.id | Jayapura | Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Tolikara sebagai induk Organisasi Cabang Olahraga (Cabor) dan organisasi olahraga fungsional untuk menyiapkan, melaksanakan, serta mengkoordinasikan keikutsertaan cabor berprestasi dalam kegiatan olahraga yang bersifat lintas daerah dan Nasional.

Untuk itu,  KONI Tolikara gencar membenahi beberapa organisasi cabang olahraga cabor terutama cabor sepakbola yakni Persipura Tolikara, untuk bisa tampil pada liga professional nasional maupun regional.

Guna mewujudkan target itu, sejumlah aspek patut dibenahi dan dipersiapkan mulai dari nama, logo dan slogan/julukan serta penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) dan persiapan penting lainnya, sehingga diperoleh legalitas hukum untuk dapat bergabung pada ajang yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Hal tersebut ditegaskan Ketua Kominte Olahraga Nasional KONI yang juga Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE, M. Si saat rapat evaluasi yang digelar di hotel Suni Garden, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Dalam Rapat evaluasi yang dipimpin Ketua KONI yang juga Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE., M.Si, menyampaikan semua persiapan ini dilakukan secara serius agar kedepannya talenta-talenta muda asal Tolikara khususnya dan papua pada umumnya mampu mengembangkan bakatnya di bawah payung klub sepakbola Persitoli Tolikara.

“Tujuan dari didirikannya Klub Sepabola Tolikara ini agar dapat memfasilitasi talenta berbakat di daerah agar dapat menyalurkan bakatnya, dan juga persitoli putri akan masuk dalam klub sepakbola tolikara yang sah secara hukum”, ujar Ketua KONI Usman wanimbo..

Bupati Usman G. Wanimbo menegaskan bahwa sayembara logo tersebut harus bermakna dan sejalan dengan karakter orang papua khususnya tolikara, karena merupakan brand yang membawa budaya daerah dikancah nasional.

“Logo tim ini sangat penting karena merupakan brand daerah, kita berharap logo ini bisa menjadi logo identitas budaya daerah tolikara dan menjadi duta kita di Indonesia, jadi harus yang terbaik”, tegasnya.

Sekretaris KONI Imanuel Gurik, SE.,M.Div menambahkan bahwa dalam penyeleksian logo persitoli harus diseleksi dengan serius karena logo tersebut akan digunakan dalam waktu yang panjang sehingga ada sedikit keterlambatan waktu pengumuman sayembara. Untuk itu Koni Kabupaten Tolikara meminta maaf kepada peserta sayembara agar kiranya dapat dimaklumi.

“Pemilihan logo harus selektif, harus mencakup filosofi dari klub sepakbola tolikara yang merupakan identitas daerah, jadi kami selaku koni mohon maaf atas mundurnya pengumuman sayembara ini”, jelasnya.

Adapun tahap penyeleksian pada evaluasi sebelumnya menyeleksi 20 besar logo yang masuk nominasi, dan pada saat evaluasi panitia koni telah mengkerucutkan menjadi 5 besar nominasi logo yang akan dipilih menjadi pemenang nantinya. Pada rapat evaluasi ini juga membahas perubahan nama klub, slogan dan Anggaran Dasar. ** (Dinas Kominfo Tolikara / D-PB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here