Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni Kecewa Tudingan Menkopolhukam, Begini Klarifikasi Bupati Intan Jaya

0
193

Penulis: Erna

Jayapura, Paraparatv.id | Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni menyesalkan tudingan yang diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD.

Pasalnya, Mahfud MD menyampaikan tudingan pada saat  terjadi gangguan keemanan di Intan seakan-akan Natalis Tabuni tak berada di tempat. Tapi mengendalikan pemerintahan dari luar daerah.

“Saya ingin klarifikasi tudingan miring bahwa saya mengendalikan pemerintahan dari luar daerah. Ini sama sekali tak benar. Terus terang saya sesalkan sekali, karena saat kami sedang berupaya jatuh bangun berupaya mengendalikan situasi keamanan di Intan Jaya malah dituding seperti ini,” ujar Natalis Tabuni melalui telpon seluler nya Kamis, 1 Oktober 2020.

Ditegaskan Natalis, dirinya memang sempat meninggalkan daerah beberapa waktu lalu, karena harus memenuhi undangan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) di Jakarta.

“Itu karena ada undangan dari Pak Menteri PAN –RB lalu karena situasi Covid-19 juga terpaksa harus tertahan.

Ia mengaku, pada saat kasus penembakan Pendeta Yeremia Zanambani

di Kampung Bomba, Distrik Hitadipa pada Sabtu (19/09/2020) dirinya berada di Intan Jaya.

“Terus terang saya kecewa juga karena Pak Menko Polhukam harusnya bertanya kepada kami terlebih dahulu, sebelum membuat pernyataan yang tentu saja tak benar,” ungkap Natalis.

Sementara Terkait langkah-langkah pemulihan keamanan di Intan Jaya pasca kejadian, jelas Natalis, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan semua pihak baik dari Polri, TNI, tokoh adat dan gereja termasuk juga saksi-saksi yang mengetahui langsung kejadian penembakan tersebut.

Bahkan sejak kejadian penembakan terhadap Pendeta Yeremia pihaknya sudah melakukan dua pertemuan besar di kantor bupati Intan Jaya di Sugapa.

“ Kami mengharap agar tak lagi membuat kegaduhan dengan menyebarkan berita yang tak benar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD menyebut situasi di Intan Jaya, Papua, saat ini aman terkendali.

Namun Mahfud meminta Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengawasi secara langsung situasi keamanan di daerahnya.

“Di Intan Jaya, situasi aman-terkendali seperti biasa. Aparat keamanan sudah berjalan seperti biasa, cuma kita mengimbau pemerintah, dalam hal ini Bupati, supaya mengendalikan Intan Jaya secara langsung. Jangan dikendalikan dari luar,” kata Mahfud kepada wartawan melalui konferensi secara virtual, Kamis (01/10/2020). 

Mahfud mengaku mendapat laporan bahwa Bupati Natalis tak berada di kabupaten Intan Jaya untuk melakukan tugasnya. Dia akan mengecek kebenaran kabar itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here