Sosok HMS di Mata Ketua BPD KKSS Terpilih Kabupaten Jayapura

0
38
Almarhum HMS (mantan Bupati Jayapura 2 periode)

Penulis : Irfan

Sentani, Paraparatv.id – Mantan Bupati Jayapura, DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, alias HMS meninggal dunia pada Kamis, 3 September 2020 sekitar pukul 15.00 WIB di Apartemen Sudirman Park, Jakarta. Dari keterangan medis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (RI), almarhum dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung.

Diungkapkan Ketua Terpilih Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat, SE, semasa hidup dan menjabat sebagai Bupati Jayapura, Papua, Almarhum HMS adalah bupati pembangunan pada masanya di daerah Kabupaten Jayapura, di mana salah satu persoalan yang menjadi kepeduliannya adalah soal infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita kehilangan salah satu sosok yang sangat inspiratif, yang humanis dan juga sosok yang sangat dekat dengan masyarakat tanpa membeda-bedakan suku bangsa, agama maupun ras,” kata Dayat ketika di konfirmasi wartawan media online ini, Senin (7/9/2020) malam.

“Kita melihat kepergian beliau kemarin di antar oleh ribuan orang pelayat, dan itu pun bukan cuma satu dua hari saja. Jadi dari sejak kedatangan (jenazah) beliau sapai pemakaman tadi (kemarin) begitu antusias masyarakat Kabupaten Jayapura kehilangan seorang figur pemimpin yang sangat kebapakan yang sangat dekat dengan rakyat di daerah ini,” beber H. Wagus Hidayat yang juga sebagai Anggota DPRD Kabupaten Jayapura dari PPP.

Pria yang akrab disapa Dayat ini menambahkan, hingga saat beliau memimpin dari Tahun 2001 hingga 2011 geliat pembangunan infrastruktur maupun pembangunan ekonomi kerakyatan ke arah lebih baik dirasakan oleh masyarakat dari wilayah perkotaan hingga ke pelosok kampung.

“Almarhum adalah seorang bapak yang sangat dikenal di Kabupaten Jayapura, beliau seorang sosok yang sangat mengayomi. Sebagai mantan Bupati Jayapura dua periode, luar biasa yang ditinggalkan untuk kami masyarakat Kabupaten Jayapura. Bahkan pembangunan sampai hari ini pun semuanya terus membicarakan beliau,” imbuhnya,

Ketua Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura ini juga menambahkan, di luar jabatannya sebagai kepala daerah sosoknya sebagai tokoh masyarakat juga dikenal sebagai orang lugas, tegas serta memiliki prinsip yang apa adanya dan berpesan agar jangan plin plan.

“Sebagai anggota DPRD Kabupaten Jayapura, kemarin saya melihat tanpa di undang dan tanpa di panggil, ratusan bahkan ribuan orang datang ke kantor DPRD pada saat penyerahan jenazah almarhum kepada keluarga. Begitupun juga kami menyaksikan alam pun ikut menangis saat kedatangan jenazah almarhum hingga selesai prosesi penyerahan jenazah almarhum ke pihak keluarga di kantor DPR,” ujarnya.

“Kemudian saya sebagai ketua Ormas paguyuban KKSS, almarhum pernah di anugerahi gelar sebagai Daeng Mangai (orang yang disenangi). Gelar kehormatan untuk beliau sebagai warga kehormatan Sulawesi Selatan. Kami tidak sembarang memberikan gelar seperti itu, hanya orang-orang yang benar-benar bisa menjadikan kami sebagai panutannya atau orang yang sangat di sayangi semua kalangan. Jadi warga Sulawesi Selatan yang ada di Kabupaten Jayapura begitu mencintai dan begitu menyayangi beliau,” tambahnya.

Dayat mengaku memiliki kenangan dengan Habel Melkias Suwae. Terutama saat HMS datang menghadiri acara buka puasa bersama tahun 2018 lalu.

“Saya sangat merasa tersanjung saat di tahun 2018 lalu itu, kami mengadakan acara buka puasa bersama di Masjid Agung Al-Aqsha dan juga beliau berkesempatan hadir pada saat acara itu. Memang saya tidak begitu kenal secara fisik dengan beliau karena saya tidak berada di Kabupaten Jayapura pada saat kepemimpinan beliau atau saat itu saya masih berada di Puncak Jaya. Tapi, nama beliau begitu harum kemana-mana dan selalu disebut-sebut oleh masyarakat di daerah ini,” akunya.

“Peninggalan beliau dari tahun 2001 hingga 2011 itu kita rasakan sampai sekarang ini dan masih berdiri kokoh. Kita harapkan kedepan Papua bisa memiliki HMS-HMS yang lain, yang bisa memperhatikan pembangunan, memperhatikan rakyatnya, bisa dekat dengan rakyatnya, bisa menyatukan semua elemen masyarakat di Kabupaten Jayapura dan umumnya di Tanah Papua yang kita cintai bersama ini,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here