Wartawan Gadungan Diciduk di Sorong

Laporan : Taufan Yusuf

Kota Sorong | Paraparatv.id | Jumat 21 Agustus 2020, akhirnya DM, seorang warga yang mengaku berprofesi sebagai wartawan diciduk oleh tim covid 19 saat membuat surat ijin keluar-masuk kota Sorong dengan mengambil biaya dari setiap korbannya sebesar 250 ribu rupiah.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, DM mengaku sebagai wartawan, namun setelah di telusuri identitasnya, ternyata DM bukan seorang jurnalis, melainkan masyarakat biasa, yang kesehariannya bekerja sebagai butuh kasar. Terbongkarnya kasus wartawan abal-abal di kota Sorong membuat ketua PWI Sorong Raya, angkat bicara.

Kepada awak media di kota Sorong, ketua PWI Sorong Raya mengatakan kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pekerja pers di kota Sorong. Agar kedepan para wartawan se-Kota Sorong harus lebih profesional dalam menjalankan tugas peliputan mereka.

Lexi Sitanala menghimbau kepada seluruh masyarakat, TNI, POLRI, BUMN dan BUMD yang menjadi mitra kerja dengan media, bila ada oknum masyarakat yang datang dan mengaku sebagai wartawan, diharapkan untuk melakukan kroscek ke alamat media yang bersangkutan atau langsung menghubungi dewan pers.

banner 336x280
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.