Tradisi Berburu tradisional “ELLA” Suku Sentani Di Kampung Puay Harus Di Lestarikan

0
379
SUASAN BERBURU "ELLA" SUKU SENTANI KAMPUNG PUAY

Paraparatv.id | Sentani | Tradisi berburu secara berkelompok “ Ella “ Masyarakat Sentani, khususnya masyarakat kampung Puay, tiap tahun di laksanakan sebagai bentuk menjaga tradisi-tradisi lokal sentani “Bhuyakaa” yang kian hari semakin terkikis perkembangan.

Ella dalam tatanan adat orang sentani di kampung Puay melekat erat pada ondofolo, seringkali di lakukan terutama ada sesuatu yang di perintahkan oleh ondofolo, ataupun kegiatan dalam kampung seperti syukuran.

Ella sendiri merupakan sebuah tradisi berbeuru tradisional secara berkelompok masyarakat sentani, yang terus di pertahankan oleh masyarakat adat kampung puay untuk melestarikan nilai-nilai budaya orang sentani.

Guntur Deda, tokoh pemuda kampung Puay menjelaskan Ella adalah sebuah tradisi sakral yang sama sekali tidak sembarangan ritualnya di laksanakan, dimana seorang pria dewasa yang akan ikut dalam kelompok berburu Ella di larang untuk berkomunikasi dengan istrinya atau perempuan siapapun selama dalam pengasigngan selama semalam di obhe atau rumah ondofolo, dengan alasan karena jika pantangan tersebut di langgar akan membawa sial bagi kelompok Ella yang akan ke lokasi perburuan.

”Syaratanya itu tidak boleh bersentuhan dengan istri atau pacar, sehingga pukul 3 subuh itu kami sudah harus bergerak dan sampai ke tempat perburuan “ ujar Deda.

Enos Wahey selaku pesuruh besar ondofolo Puay Takoromi menegaskan kegiatan Ella dan kegiatan-kegiatan kampung lainya yang di lakukan oleh kampung seperti ini harus di dukung, dimana Ella adalah budaya orang sentani seluruhnya sehingga, Ondofolo puay sebagai ondofolo besar Ondofolo Matahari, dengan banyaknya tawaran tentang kebutuhan yang di maksud ada di dlama kampung tersebut, tetapi Enos wahey menegaskan Babi atau hewan buruan memang ada di kampung tetapi menurutya demi mempertahankan nilai-nilai budaya sentani, sehingga sebagain kebesaran Ondofolo Puay, maka babi atau hewan dimaksud harus di peroleh dengan cara-cara terhormat yakni berburu tradisional atau “Ella “, sehingga kebesaran ondo puay sebagai ondofolo matahari tersebut dapat di segani.

Enos Wahey berpesan kepada Generasi Muda sebagai generasi penerus tradisi orang sentani yang ada di kampung puay, agar tetap menjaga dan mepertahankan tradisi lokal suku sentani seperti Ella karena ini merupakan indentitas budaya sentani.

Yansen Wahey menjelaskan tradisi Ella sendiri ada beberapa kriteria aturan yang harus di pahami bagi seorang pria dewasa sentani yang sudah menginjak dewas, dan siap berada dan mengikuti tradisi tersebut dimana berburu jenis ini di sebutkan sebagai tradisi perang jama kuno yang di kolaborasikan dengan tekni berburu, ada beberapa cara untuk berburu Ella, ada dua kelompok yang di bagi, yakni kelompok Mely yang di tugaskan khusus untuk mengusir melawan arah angin dari satu lokai atau yang di sebutkan “ Elabu” kemudian ada kelompok kedua yakni kelompok “Yokho” atau satu kelompok yang khusus di siapkan sebagai penombak atau regus Eksekutir hewan buruan yang di usir.

Setelah buruan yang di dapat dari hasil Ella, maka ada pesuruh khusus atau pemberi kabar yang ke kampung untuk memberikan informasi bahwa mereka telah mendapatkan hasil buruan . kemudian hasil tersebut akan di antar menggunakan perahu , atau berjalan kaki sambil menyanyikan lagu-lagu atau syair-syair ritual syukur atas berkat tuhan dan leluhur hingga di sambut oleh masyarakat di kampung dengan tarian dan persembahan berupa pinang makanan , minuman kelapa tua dan di arak ke rumah ondofolo.(Nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here