Paraparatv.id |Jayapura | Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua dan Cabang, masa bakti 2022-2025, resmi dilantik dr. Donald Aronggear Sp.B(K) kembali terpilih sebagai ketua, acara pelantikan dilaksanakan di Jayapura, Sabtu (17/9).
Donald Aronggear juga melantik pengurus Sembilan cabang tingkat Kabupaten/Kota di Papua yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Nabire, Sarmi, Jayawijaya, Merauke, Timika, Asmat dan Boven Digoel.
Assisten II Setda Pemerintah Provinsi Papua Muhammad Musaad mewakili Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi Papua dan seluruh masyarakat menyambut baik dan mengucapkan selamat atas kepengurusan IDI wilayah Papua yang baru yang di Ketuai oleh dr. Donald Aronggear Sp.B(K) dan para ketua cabang IDI di 9 Kabupaten.
“Selamat menjalankan amanah, selamat berjuang menunaikan tanggung jawab yang telah dipercayakan semoga bisa membuat sesuatu yang baru, yang bermanfaat terutama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Keberadaan IDI sebagai suatu institusi profesi kiranya dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah”ucapnya.
Ketua Umum PB IDI, dr. Moh. Adib Khumaidi Sp.OT mengatakan dengan kondisi yang saat ini akan merasakan bahwa semakin berat tantangan yang akan dihadapi kedepan bukanlah tantangan yang sederhana.
“Kita dihadapkan sebuah kondisi internal dan juga ada kondisi eksternal, harus ada kesolidan organisasi, kita harus bisa memaksimalkan momentum untuk saling bertukar pikiran saling sharing, karena satu tahun kepengurusan kita harus semakin solid. Karena keberadaan organisasi itu bukan karena organisasinya tetapi bagaimana kita harus mendorong keberadaan itu muncul dari anggota sehingga anggota merasakan bahwa dia bagian dari IDI”ucapnya.
Ketua IDI Wilayah Papua, Donald Aronggear mengatakan Palantikan baru saja berlangsung, pelantikan ini pelantikan yang mempunyai tanggung jawab besar, tanggung jawab untuk tanah kita.
“Kita berharap IDI secara umum dan secara khusus di Papua bersatu solid khususnya saling memberikan pengalaman, saling melindungi sesuai dengan sumpah dokter yang kita jalankan, tugas kita berat kedepan tolong kita bersama sama kalau kita sudah bersama sama akan menjadi lebih ringan” ucapnya
“Kepada teman teman kita di pedalaman pedalaman harus kita memfasilitasi, khususnya dalam hal bagaimana mereka bisa bertahan khususnya untuk menjalani pelayanan mereka diatas karena persoalan di Papua agak unik dan berbeda beda”pungkasnya. (SIL)
Pengurus IDI Wilayah Papua Masa Bhakti 2022-2025 Dikukuhkan
















