Paraparatv.id | Sentani | Perhelatan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 selalu saja menyimpan banyak cerita inspiratif dan pengalaman menarik.
Salah satunya adalah Sutiayah, atlet National Paralympic Committee (NPC) asal Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tidak pernah membayangkan akan sampai di Provinsi paling Timur di Indonesia ini.
Seperti kebanyakan orang, Sutiayah yang merupakan wanita Jawa tulen ini sempat ragu ketika mengetahui Peparnas akan dilaksanakan di Papua.
Terlebih lagi dirinya sempat mendengar cerita-cerita negatif tentang Papua dan orang-orangnya dari media-media online.
“Awalnya saya sempat takut, sejak dari rumah (Jawa) sudah membayangkan Papua itu (yang saya dengar) orangnya kasar. Saya kuatir sekali mas,” tutur Sutiayah polos.
Beruntung beberapa rekannya yang baru kembali dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua memberikan banyak informasi tentang kondisi sebenarnya di Papua.
“Agak bimbang juga kemarin, bisa enggak ya? Tapi setelah sampai di Papua, saya senang, ternyata semua prediksi saya salah. Orang Papua ternyata ramah-ramah,” ujar Sutiayah di lobby Suni Garden Lake Hotel & Resto, Sentani, Selasa (9/11/2021).
Dari awalnya ragu ke Papua, Sutiayah justru mengukir prestasi membanggakan. Turun di Kategori -50 Kg Puteri, Sutiayah berhasil mencatat angkatan terbaik dan memecahkan rekor Peparnas dengan angkatan seberat 80 Kg sekaligus meraih medali emas.
Atlet NPC binaan Daerah Istimewa Yogyakarta tidak bisa menyambunyikan perasaan bahagia setelah berhasil menjadi yang terbaik.
“Yang pertama saya persembahkan (medali) kemenangan ini untuk keluarga saya yang selalu mendukung kegiatan saya, bahkan setiap hari saya tinggalkan untuk berlatih,” ucap Sutiayah bangga.
Kemudian, lanjut Sutiayah, persembahan selanjutnya diberikan untuk Pemprov DIY dan Kabupaten Gunung Kidul.
Sutiayah tidak lupa berterima kasih kepada Panitia Pelaksana (Panpel) yang cukup baik memberi pelayanan kepada para atlet selama penampungan dan pertandingan berlangsung. (RZR/sri)
Awalnya Ragu ke Papua, Sutiayah Justru Ukir Rekor Baru
















