Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura berupaya memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Melalui pendampingan dan pelatihan keterampilan, mereka diharapkan mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Jayapura, H. Rustan Saru, mengatakan pemerintah kota akan memberikan ruang bagi penyandang disabilitas, khususnya yang tergabung dalam komunitas difabel, untuk memperoleh pembinaan sesuai potensi dan kemampuan masing-masing.
Menurut Rustan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam dunia kerja serta membuka peluang bagi hasil karya mereka untuk dipasarkan.
“Teman-teman difabel akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan untuk mengembangkan potensi-potensi mereka. Termasuk perusahaan BUMD, pemerintah kota juga terlibat di situ,” ujarnya, Rabu (29/10) usai menghadiri Bincang Sagu di One Could Entrop Jayapura
Ia menjelaskan, bentuk pelatihan yang direncanakan antara lain keterampilan membuat kaki palsu, keset kaki, serta berbagai jenis keterampilan lainnya yang dapat mendukung produktivitas penyandang disabilitas.
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura juga telah menyiapkan anggaran di dinas sosial untuk mendukung program tersebut.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program setelah peserta menyelesaikan pelatihan. Pemerintah tidak ingin keterampilan yang diperoleh hanya berhenti pada proses pembinaan, tetapi harus dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi.
Karena itu, Pemkot Jayapura akan berupaya menjembatani pemasaran produk hasil karya penyandang disabilitas agar memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas.
“Ketika mereka sudah produktif, kita harus memikirkan bagaimana agar kegiatan ini berkelanjutan. Pemerintah akan menjembatani agar mereka memiliki hasil produksi yang bisa dipasarkan. Jadi, tidak statis, tetapi bisa terus bergerak,” jelasnya.
Rustan berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga penyandang disabilitas di Kota Jayapura memiliki kesempatan lebih besar untuk berkarya, berdaya, dan mandiri.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ruang yang inklusif, agar penyandang disabilitas dapat berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.(Er)
















