Example floating
BERITAKABAR KOTA JAYAPURAPeristiwa

Monitoring Meja Triwulan III, Abisai Rollo Tekankan Percepatan Program dan Penyerapan Anggaran

18
×

Monitoring Meja Triwulan III, Abisai Rollo Tekankan Percepatan Program dan Penyerapan Anggaran

Sebarkan artikel ini

Paraparatv.id | jayapura —Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (BAPPERIDA) Kota Jayapura menyelenggarakan kegiatan Monitoring Meja Triwulan III tahun 2026 untuk mengevaluasi capaian program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.

kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Jayapura Abisai Rollo bersama Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru. kegiatan berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (28/10/2026) pagi.

Dalam arahannya, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengatakan, berdasarkan rekapitulasi capaian yang disampaikan Kepala Bapperida, realisasi fisik telah mencapai 83 persen. Namun, realisasi keuangan baru mencapai 54,88 persen, dengan penyerapan anggaran sebesar Rp366 miliar dari total anggaran belanja langsung sebesar Rp668 miliar.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kemajuan fisik dan penyerapan anggaran yang perlu segera dicermati dan ditindaklanjuti oleh seluruh pimpinan OPD.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari kemajuan fisik semata, tetapi juga harus memperhatikan ketepatan pelaksanaan anggaran, kelengkapan administrasi, pencapaian keluaran kegiatan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Oleh karena itu, saya minta agar pertemuan monitoring meja ini tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan realisasi, tetapi harus menghasilkan langkah korektif, keputusan, dan komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan tahun anggaran 2026 dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, diselesaikan secara transparan dan akuntabel,” ujar Abisai.

Ia berharap melalui Monitoring Meja Triwulan III, seluruh OPD memiliki komitmen yang sama untuk memperbaiki kesenjangan antara realisasi fisik dan keuangan, mempercepat pelaksanaan kegiatan pascapenyerahan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA), mengendalikan penyelesaian enam paket strategis, serta memastikan pencapaian keluaran sembilan prioritas dan 90 program kerja kepala daerah.

Abisai juga meminta setiap pimpinan OPD tidak hanya menyampaikan kendala, tetapi turut membawa alternatif solusi dan komitmen penyelesaian yang jelas.

Menurutnya, setiap anggaran yang telah dialokasikan harus dikelola secara bertanggung jawab, setiap kegiatan menghasilkan keluaran yang dapat diukur, dan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Jayapura

Ia mengajak seluruh OPD memanfaatkan sisa waktu tahun anggaran 2026 untuk memperkuat kinerja, memperbaiki pelaksanaan program, dan menuntaskan kegiatan sesuai ketentuan.
Dengan kerja sama, disiplin, koordinasi, dan pengawasan yang baik, pelaksanaan pembangunan Kota Jayapura diharapkan berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Robby Kepas Awi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah serta meningkatkan realisasi fisik dan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jayapura Tahun Anggaran 2026.

“Monitor meja triwulan III merupakan momentum penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah menyelesaikan program dan kegiatan sesuai target. Kami meminta setiap OPD menyampaikan kendala secara terbuka agar dapat dicari solusinya bersama,” ucap Robby.

Ia menambahkan, hasil monitoring akan menjadi dasar bagi pemerintah Kota Jayapura dalam mengambil langkah percepatan, termasuk koordinasi lintas OPD, penyelesaian dokumen administrasi, serta pengawasan terhadap kegiatan yang berjalan lambat.Cari Peta Wilayah

Dalam kegiatan tersebut, setiap perangkat daerah diproyeksikan menyampaikan laporan capaian realisasi fisik dan keuangan, kendala pelaksanaan program, serta rencana tindak lanjut hingga akhir tahun anggaran.

“Data tersebut nantinya digunakan untuk menilai sejauh mana program pembangunan Kota Jayapura telah berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Mekanisme monitor meja umumnya digunakan pemerintah daerah untuk mendeteksi kegiatan yang berjalan lambat, mengevaluasi penyebab hambatan, dan menentukan langkah penyelesaian melalui peringatan dini.(VN).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *