Paraparatv.id | Jayapura | Hasil sidak Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Jayapura menemukan perbedaan harga sejumlah bahan pokok antara distributor, Pasar Hamadi, dan Hypermart Mall Jayapura. Salah satu selisih paling mencolok terlihat pada minyak goreng premium yang dijual Rp28.000 per liter di distributor, tetapi Rp21.795 di Hypermart.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan perbedaan tersebut terjadi karena Hypermart memperoleh minyak goreng premium langsung dari sumbernya.
“Di distributor Rp28.000 per liter. Di Hypermart lebih murah sedikit, Rp21.795, karena langsung dari sumbernya diambil. Di pasar Rp27.500,” kata Rustan saat menyampaikan hasil sidak TPID, Rabu (23/9).
Menurut Rustan, selisih harga minyak premium antara distributor dan Hypermart mencapai sekitar Rp6.200 per liter. Untuk Minyakita dari Bulog, harga berada pada Rp14.500 per liter, sementara HET ditetapkan Rp15.700.
Perbedaan harga juga terlihat pada telur ayam Grade A. Harga di distributor tercatat Rp59.600 per rak. Di Pasar Hamadi berada pada kisaran Rp62.000 hingga Rp70.000, sedangkan di Hypermart Rp67.500 per rak.
Pada komoditas bawang, harga bawang merah di Pasar Hamadi turun dari Rp53.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Namun, harga di Hypermart mencapai Rp74.900. Bawang putih di Pasar Hamadi juga turun dari Rp53.000 menjadi Rp50.000, sedangkan di Hypermart Rp58.900 per kilogram.
Perbedaan yang lebih besar terlihat pada cabai. Harga cabai besar dan keriting di Pasar Hamadi naik dari Rp61.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Di Hypermart, cabai besar mencapai Rp117.000 dan cabai keriting Rp104.000.
“Yang mahal adalah cabai saja, cabai besar, keriting, rawit, agak naik meningkat sekitar 20 persen sampai 25 persen naiknya,” ujar Rustan.
Meski menemukan kenaikan pada cabai, Rustan menyebut secara umum harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan tinggi. Ia mengatakan sejumlah komoditas justru mengalami penurunan.
Untuk beras medium, harga distributor atau Bulog berada pada Rp11.600 per kilogram, sedangkan HET dan harga pasar disebut Rp13.500. Beras premium dari distributor Rp15.400 dan rata-rata Rp15.800 di pasar.
Sidak juga mencakup kondisi stok dan produk pangan. Rustan menyebut beras dan minyak goreng aman hingga tiga bulan, sedangkan telur, bawang, dan cabai mencukupi sekitar tiga minggu dengan pasokan dari sumber lokal maupun luar daerah.
Perbedaan harga antarlokasi tersebut menjadi bagian dari hasil pemeriksaan TPID. Pemerintah kota juga menaruh perhatian khusus terhadap kenaikan cabai dan mendorong perangkat daerah terkait mempertimbangkan intervensi pasar. (Redaksi)














