Paraparatv.id | Puncak | Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) terus melakukan langkah cepat dan terkoordinasi dalam penanganan dampak konflik yang terjadi sejak tanggal 15 April 2026. Berdasarkan Status Tanggap Darurat yang ditetapkan, fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat pengungsi.
Penyaluran bantuan logistik dilaksanakan di Distrik Sinak. Kegiatan ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak melalui Kepala Distrik Sinak dan tokoh masyarakat, didampingi oleh aparat keamanan setempat. Pada hari Kamis, 30 April 2026,
Total Bantuan yang Disalurkan
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan bahan makanan (Bama) dalam jumlah besar, meliputi:
- Beras: 152 Ton
- Minyak Goreng: 28.390 Liter
Bantuan tersebut diterima dan disimpan di Gudang Logistik Distrik Sinak untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang mengungsi dari Distrik Kembru dan Distrik Pogoma yang saat ini berlindung di wilayah tersebut.
Saat ini, tercatat ada empat titik utama sebaran pengungsi, yaitu di wilayah Mulia, Distrik Trineri/Jambi, Distrik Muara, dan Distrik Sinak. Tiga lokasi sebelumnya telah menerima bantuan, sedangkan penyaluran di Distrik Sinak baru terlaksana pada tanggal 30 April lalu.
Pemerintah juga melaporkan bahwa penanganan terhadap korban meninggal dunia maupun korban luka-luka telah dilakukan secara cepat dan maksimal sejak awal kejadian, berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Secara umum, proses evakuasi dan penanganan korban telah tertangani sesuai dengan prosedur tanggap darurat.
Laporan ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan, dengan harapan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi dan situasi kemanusiaan segera pulih. (Orinus Wonda)



















