Example floating
AdvetorialBERITAKABAR PAPUA TENGAH

Bappeda Mimika Gandeng NGO dan Tim Provinsi, Matangkan Program Pembangunan 2027 yang Terarah dan Terukur

30
×

Bappeda Mimika Gandeng NGO dan Tim Provinsi, Matangkan Program Pembangunan 2027 yang Terarah dan Terukur

Sebarkan artikel ini
Kepala bappeda kabupaten mimika, Septinus Timang saat diwawancarai (Foto :ian).

Parapararv.id | Timika | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyusun arah pembangunan tahun 2027. Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, NGO (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan sektor swasta guna memastikan program pembangunan berjalan terarah, inklusif, dan selaras dengan kebijakan nasional maupun provinsi.

Hal tersebut disampaikan Septinus saat ditemui di Kantor Bappeda Mimika, sabtu (28/03/2026). Ia menekankan bahwa proses perencanaan pembangunan tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

---

“Dalam pelaksanaan pembangunan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Peran swasta, NGO, dan stakeholder lainnya sangat penting dan akan kita libatkan dalam forum diskusi,” ujarnya.

Untuk memperkuat sinkronisasi program, Bappeda Mimika juga akan menghadirkan tim asistensi dari pemerintah provinsi dalam setiap pembahasan strategis. Langkah ini dilakukan guna memastikan isu-isu prioritas di tingkat provinsi dan nasional dapat terakomodasi dengan baik dalam program daerah.

“Kita akan bahas isu strategis provinsi dan nasional yang perlu diakomodasi di daerah, sehingga hasil diskusi menjadi lebih komprehensif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Septinus menegaskan, seluruh program yang disusun harus berpijak pada visi dan misi kepala daerah agar capaian pembangunan dapat diukur secara nyata oleh masyarakat.

“Program yang dirancang harus sejalan dengan visi besar pimpinan daerah, sehingga hasilnya bisa terlihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa pada tahun pertama pemerintahan, sejumlah tantangan masih dihadapi. Namun demikian, pihaknya optimistis hasil pembangunan akan mulai terlihat signifikan pada tahun kedua dan ketiga, terutama memasuki 2027.

“Kita optimis di tahun ketiga sudah mulai terlihat hasil nyata dari program-program yang dijalankan,” tambahnya.

Selain itu, pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) turut menjadi perhatian, yang akan dibahas secara teknis melalui sejumlah kelompok kerja, termasuk sektor pendidikan yang telah menyiapkan skema pembahasannya.

Dengan melibatkan berbagai pihak, Bappeda Mimika berharap perencanaan pembangunan ke depan semakin terarah, partisipatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.(Ian)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *