Paraparatv.id |Sentani| – Air Danau Sentani meluap setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut, sejak 27 hingga 28 Maret 2026. Peningkatan curah hujan menyebabkan debit air danau naik hingga melampaui batas normal.
Luapan air menggenangi permukiman warga di sejumlah kampung pesisir, seperti Yahim, Sosiri, dan kampung lainnya di sekitar Danau Sentani. Sejumlah rumah mulai tergenang, sementara akses jalan di beberapa titik turut terdampak.
Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi genangan yang dapat meluas, mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
Pemantauan kenaikan muka air danau terus dilakukan. Namun hingga saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura belum terlihat mengambil langkah konkret dalam merespons kondisi tersebut.
Masyarakat berharap adanya penanganan cepat guna mencegah dampak yang lebih luas, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan. (Arie)


















