Paraparatv.id | Jayapura | Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan Keuangan Daerah melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) Kabupaten Tolikara, Kegiatan berlangsung di Jayapura, Jumat (23/5).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Bimtek yang diselenggarakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tolikara ini dihadiri oleh Bupati, Sekretaris Daerah, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, para kepala OPD, bendahara, serta operator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Dalam sambutannya, Bupati Tolikara, Willem Wandik, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia untuk mewujudkan Aparatur yang handal, Profesional serta Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi pada Bidangnya dilaksanakan dengan sangat berkualitas.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mendukung peningkatan Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara. Dengan demikian diharapkan untuk semua pihak dapat mengikutinya dengan baik sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal Pemerintah melayani Masyarakat di Kabupaten Tolikara yang kami cintai bersama. Ini momen penting sehingga jangan disia- siakan kesempatan yang baik ini,”kata Willem Wandik
Ia menambahkan, Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) adalah sarana terintegrasi untuk pengelolaan informasi pembangunan, keuangan, dan pemerintahan daerah.
“Kehadiran saudara dalam Bimtek ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan, profesionalisme, dan kapabilitas aparatur dalam mengelola keuangan daerah secara akuntabel,” Ucapnya
Berdasarkan Permendagri No. 70 Tahun 2019, PP No. 12 Tahun 2019, Permendagri No. 77 dan 90 Tahun 2019, setiap pengelola keuangan daerah wajib mengikuti regulasi dan mekanisme yang telah ditetapkan. Laporan keuangan yang disusun harus bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Willem Wandik berharap Bimtek ini menjadi sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi para aparatur OPD.
“Gunakan kesempatan ini untuk menggali ilmu dan berbagi pengalaman demi tercapainya tata kelola keuangan daerah yang baik. Kepada para narasumber, kami mohon berikan materi yang relevan, mutakhir, dan aplikatif agar dapat langsung diterapkan oleh peserta di instansinya masing-masing,”tutupnya.(VN)
















