Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Situs Batu Kunci, Tempat Sejarah yang Dilupakan Bangsa

375
×

Situs Batu Kunci, Tempat Sejarah yang Dilupakan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Tetua adat Kampung Bring, Ondo Frans Nian saat menjelaskan sejarah Situs Batu Kunci yang ada di wilayah adatnya kepada Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Macklarimboen.
Example 468x60

Paraparatv.id |Sentani| – Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclariboen mengunjungi Situs Batu Kunci yang berada di Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresi, Jumat (03/05).

Ondo (Tetua adat) Kampung Bring, Frans Nian di temui usai kunjungan itu menyampaikan bahwa situs Batu Kunci yang ada di kampungnya itu merupakan situs peradaban bagi masyarakat yang ada di daerah Lembah Grime Nawa dan Indonesia.

Diungkapkannya, pada jaman penjajahan Belanda dulu, sebelum proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia ditawan di Kota Nica (Sentani Timur), Ir. Soekarno pernah datang dan berdoa serta melakukan ritual keagamaannya di tempat itu.

“Ini tempat bersejarah, bagi bangsa Indonesia, kalau di Barat (Indonesia Barat) ada Monas disini ada Batu Kunci. Sebelum Monas di bangun dan sebelum Soekarno di tahan di Kota Nica dia datang kesini untuk mengambil burung Garuda yang saat ini dikenal sebagai lambang Negara” ucapnya.

Ditambahkannya, siapapun yang pernah datang ke tempat ini pastinya akan menjadi orang besar untuk Negara Indonesia.

Ondo Frans Nian juga menuturkan, situs Batu Kunci ini pertama kali ditemukan kembali oleh Tokoh Agama Kristen, Jance Ompe Sruwally pada tahun 2004 lalu.

“Saat ditemukan kembali itu kami masyarakat adat disini langsung digemparkan dengan informasi itu. Ini tempat sejarah dan harus di lindungi dan dikenalkan kepada seluruh dunia bahwa Indonesia punya catatan Sejarah di Papua” ungkapnya.

Saat ini untuk memugar situs Batu Kunci itu, pihaknya lakukan secara swadaya.

Walau saat ini belum banyak wisatawan yang datang untuk mengunjungi situs tersebut namun pihaknya selalu berupaya untuk memugar lokasi situs itu dengan baik untuk menarik wisatawan dalam dan luar negeri.

“Ada beberapa orang sudah datang kesini dan yang datang itu bukan karena mereka tau kalau disini ada situs Baru Kunci dari media atau promosi yang dilakukan wartawan tapi mereka datang karena ada penglihatan dari dalam mimpi. sehingga ketika mereka datang sering pengunjung itu membuat ritual keagamaan di tempat ini” tukasnya.

Situs Batu Kunci ini adalah sejarah bagi bangsa ini sehingga perlu untuk dijaga dan dilestarikan.

“Ini adalah situs Sejarah Indomesja yang dilupakan bangsa, Pemerintah mau bantu ya syukur. kalau tidak juga tidak masalah karena kami masyarakat adat disini sudah sepakat akan tetap swadaya untuk merawat tempat ini” pungkasnya. (Arie)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *