Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Ketua Partai Gelora ‘Ngamuk’ di Kantor KPU Kabupaten Jayapura

57
×

Ketua Partai Gelora ‘Ngamuk’ di Kantor KPU Kabupaten Jayapura

Sebarkan artikel ini
Suasana kantor KPU Kabupaten Jayapura saat Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Jayapura mengamuk di kantor lembaga tersebut.
Example 468x60

Edison Awoitauw : Ada Penggelembungan Suara di Distrik Waibu

Paraparatv.id |Sentani| Suasana Kantor KPU Kabupaten Jayapura sempat tegang, Minggu (10/03). Ketegangan itu terjadi karena Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw sempat meneriaki petugas PPD Distrik Waibu yang merevisi data suara dari distrik itu.

Dalam video yang beredar, sempat terjadi sahut-sahutan atara Edison Awoitauw dengan salah satu anggota PPD Waibu.

Namun keributan yang terjadi itu tidak berlangsung lama, karena Edison Awoitauw langsung diamankan oleh aparat yang bertugas di tempat itu.

Dalam sambungan telepon Edison mengaku bahwa dirinya sempat membuat keributan di Kantor KPU Kabupaten Jayapura.

Dia juga mendesak agar Bawaslu Kabupaten Jayapura segera meminta KPU setempat untuk memberhentikan Ketua PPD Distrik Waibu, Demianus Dike.

“Dia tidak boleh berada di lingkungan atau tempat pelaksanaan Pleno yang saat ini sedang berjalan, karena dia sendiri pastinya akan mengawal suara karena sudah punya janji dengan orang yang sudah memberikan uang dan pasti dia akan mengawal suara itu” kata Edison saat menghubungi Paraparatv.id, Minggu (10/03) malam.

Dikatakannya, tujuan kedatangannya ke kantor KPU Kabupaten Jayapura adalah agar revisi perbaikan suara untuk Distrik Waibu dapat dilakukan langsung oleh KPU Kabupaten Jayapura, bukan PPD Distrik Waibu.

Edison juga menduga bahwa ada sejumlah oknum PPD di Distrik Waibu yang telah menerima sogok dari caleg dan partai tertentu.

Hal ini disampaikan bahwa dirinya menemukan adanya penggelembungan suara dari beberapa partai di distrik itu.

Menurutnya, jika dicocokkan dengan data yang ada pada dirinya data suara milik PPD Waibu sangat jauh berbeda.

“Kenapa juga PPD Waibu baru memberikan D Hasil pada malam hari ini. D Hasil itu seharusnya diberikan saat Pleno (Tingkat Distrik) selesai. Ini malah Pleno Kabupaten mau mulai baru diberikan kepada kita, ada apa” ujar Mantan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura ini.

“Ini permainan yang sangat kotor sekali yang dimainkan oleh PPD. Oleh karena itu saya minta Ketua PPD Waibu harus segera diganti. Dan dia (Ketua PPD Waibu) tidak boleh berada di lingkungan Pleno” tegas Edison.

Dia juga memastikan bahwa, DPD Partai Gelora Kabupaten Jayapura akan melakukan komplain dalam Pleno perhitungan suara jika KPU Kabupaten Jayapura tetap melanjutkan Pleno dengan menggunakan data yang dibuat oleh Ketua PPD Waibu saat ini.

“Kami akan mint TPS (kotak suara) dibuka untuk dibacakan C Plano untuk kami samakan hasilnya dengan data kami” tegasnya.

Edison juga mengaku menemukan penggelembungan suara di untuk beberapa partai Distrik Waibu.  

“Salah satunya adalah Partai Gerindra, ini ada penggelembungan jadi saya minta terus terang dan terbuka untuk menyampaikan ini kami akan minta untuk dibuka dan ada beberapa partai yang akan saya sebutkan namanya saat Pleno dilanjutkan.

Edison juga mengungkapkan bahwa dirinya memang C1 Plano dari 61 TPS yang ada di Distrik Waibu dan dengan dasar itu dirinya akan melakukan komplain terhadap PPD Waibu.

Ditambahkannya, DPD Partai Gelora Kabupaten Jayapura telah menyiapkan tim hukum untuk menggugat Pleno PPD Waibu dan beberapa distrik lainnya ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari KPU Kabupaten Jayapura untuk menanggapi insiden keributan yang terjadi di kantor tersebut.(Arie)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *