Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KABAR KOTA JAYAPURAPeristiwa

Badan Pengurus Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura Gelar Raker Pertama

×

Badan Pengurus Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura Gelar Raker Pertama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Badan Pengurus Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi (PPAT) Kota Jayapura menggelar rapat kerja (Raker) pertama di Aula Diklat Sosial Kamkey, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua. Jumat (09/02/2024).

Ketua Panitia, Pdt. Betty Membilong, S. Th dalam laporannya menyampaikan Dalam raker Badan Pengurus Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura mengusung tema Peran pemuda adat menjadi tulang punggung kemajuan budaya di Kota Jayapura.

“Hari ini hadir kurang lebih sekitar 100 peserta yang hadir dalam Raker dari 14 kampung, saya berharap semoga ke depan ada persatuan antar pemuda walaupun kami dari beberapa kampung, tetapi kami giat untuk merangkul seluruh pemuda dan membangun pertama dari sisi adat bagaimana kami memperhatikan hal-hal yang harus kami kembangkan di dalam persekutuan ini sebab kami berbicara tentang pemuda adat sehingga hal-hal yang menyangkut dengan adat akan kami kembangkan,”ucapnya

Asisten 1 Kota Jayapura, Evert Meraudje sekaligus membuka kegiatan, dalam sambutan Pj. Wali Kota Jayapura menyampaikan Pemuda adat Tabi adalah pemerus nilai nilai luhur adat istiadat yang memiliki peran penting dalam mempertahankan melestarikan dan mengembangkan budaya serta adat istiadat yang menjadi bagian dari identitas dan kearifan lokal suatu daerah.

“Pemuda adat memiliki potensi besar untuk mengembangkan nilai nilai adat dalam pembangunan keberlanjutan dan dapat menajdi agen perubahan yang memperjuangkan kepentingan masyarakat adat serta menjaga kesinambungan antara tradisi dan perkembangan jaman,”ucapnya

Lebih lanjut dirinya menambahkan, Rapat kerja pertama yang diselenggarakan ini merupakan momentum yang berharga.

“Rapat kerja pertama ini saya mengajak pemuda adat Tabi utuk bersama mendiskusikan berbagai persoalan yang dihadapi serta mencari solusi terbaik untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak,”pungkas Evert Merauje

Dewan Pimpinan Wilayah Presidium Pemuda Adat harus memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal serta budaya Tabi Serta mewujudkan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kokoh untuk mewujudkan cita cita demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat adat Tabi di Kota Jayapura.

“Jangan jadikan Wadah ini sebagai alat atau sarana untuk melakukan politik praktis ,atau hanya ada kepentingan baru organisasi ini terbentuk,tetapi organisasi ini harus hadir dan sejalan dengan AD/ART,karena hadirnya wadah organisasi ini untuk memperjuangan adat istiadat secara turun temurun,” tegasnya

Pembina Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo mengatakan Organisasi adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia, sebab manusia jika tidak diorganisir akan terjadi kekacauan dan tabrakan sana sini.

“Dalam raker ini saya mengajak Pemuda Adat Tabi harus bisa merangkul seluruh pemuda adat yang ada di 14 Kampung Adat yang ada di Kota Jayapura. Masalah masalah dalam organisasi adalah hal yang biasa,sejauhmana itu bisa dicarikan solusi terbaik” ucapnya

Menurutnya bahwa Raker ini digelar dengan tujuan untuk membentuk struktur wilayah dimasing masing daerah dimana ada 5 wilayah daerah tabi yakni Kabupaten jayapura,Kota Jayapura,Kabupaten Sarmi,Kabupaten keerom dan membramo raya.

“Tantangan besar yang ada pada kami adalah harus mampu merangkul seluruh pemuda adat tabi di 14 Kampung yang ada selain itu juga kami terkendala dengan finansial dalam mengelola pengembangan organisasi ini,”ucapnya

Sementara itu, Ketua Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura, Reynold Tjoe mengatakan dalam raker ini ada tiga isu yang akan diangkat diantaranya masalah honorer yang tidak ada keberpihakan kepada anak anak asli Papua, masalah kelautan dan masalah perlindungan hutan .

“Kami Pemuda Adat Tabi kota Jayapura akan mengawal pengumuman Honorer dan masalah perlindungan hutan,dimana kami akan bekerjasama dengan Pihak TNI Polri untuk mengusir orang orang yang sudah melakukan pengrusakan di hutan hutan serta menjaga biota laut dari masyarakat yang melakukan kefgiatan Destructive fishing (penangkapan ikan dengan alat peledak ) “ujarnya(VN)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *