Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkonomiKABAR KOTA JAYAPURASosial Budaya

Tidak Sampai 1 Persen Data OAP di Port Numbay Kota Jayapura Terima Bansos dan PKH tahap IV

×

Tidak Sampai 1 Persen Data OAP di Port Numbay Kota Jayapura Terima Bansos dan PKH tahap IV

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayapura | Meski masih banyak warga orang Asli Papua (OAP) yang perlu dan layak dibantu pemerintah melalui program Bansos dan PKH, namun nyatanya data OAP di port numbay Kota Jayapura yang menerima Bansos dan PKH tahap IV ini tidak sampai 1 persen dari jumlah penerima manfaat yang mencapai 22 ribu keluarga saat ini.

Kepala dinas Sosial Kota Jayapura, Djong Makanuai mengakui adanya permasalahan itu, dan hal ini disebabkan karena data yang tidak akurat.

“Kalaupun saudara-saudara melihat banyak saudara-saudara pendatang yang menerima dan juga saudara kita orang asli Papua dan port numbay kurang, ini terjadi karena update data. Update data kita ini yang cukup bermasalah. Ini yang menjadi pesan pak walikota untuk kita kerja ,” kata Djong Makanuai di Jayapura, Papua. Kamis (30/11).

Lanjut ia menambahkan, Bantuan yang disalurkan pemerintah pusat kali ini, jumlah penerima manfaat dari kalangan orang asli Papua hanya 0, sekian persen dari jumlah penerima. Artinya data penerima manfaat ini, tidak mencapai 1 persen.

“Orang port numbay di 14 kampung ini hanya 0, sekian persen yang mendapat bantuan ini, baik BLT maupun PKH. Sampai hari ini data penerima manfaat ini cukup bervariasi. Bahkan ada juga penerima yang sudah meninggal dunia. Termasuk ada juga orang yang sudah bekerja,”bebernya

“Seharusnya data ini harus dikerjakan oleh lurah, hanya saja para lurah sampai hari ini belum punya ruang yang baik untuk mengawal data ini. Sehingga secara administrasi kami dinas sosial memastikan mulai Januari 2024 lurah akan menjadi terdepan dan didampingi oleh tim PKH kita, memberikan pendampingan dan edukasi bagi warga yang misalnya tidak Terima,”tutupnya (*/VN).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *