Paraparatv.id | Jayapura | Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Robby Kepas Awi meninjau lokasi kebakaran di Perumahan Batu Putih RW 3/RT 2 samping Bank BTN, Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan, Jayapura, Papua, Rabu (1/10) Pagi.
“Hari ini kami melaksanakan kunjungan untuk melihat musibah kebakaran di Kelurahan numbai RW 3 menurut laporan kepala Kelurahan ada sekitar 18 kepala keluarga,”ujarnya
“Sehingga kita dari pemerintah kota melakukan penanganan sesuai dengan tugas dari OPD teknis, yaitu Badan Bencana dan juga Dinas Sosial akan menyesuaikan yang penting kita bisa membangun tenda dulu untuk warga yang terkena musibah setelah itu akan dilakukan penanganan sesuai dengan seperti yang kita lakukan selama ini kalau ada musibah,”ucapnya
Ia menambahkan, dari pihak Damkar sudah melakukan langkah langkah untuk memadamkan api.
“Dari damkar sudah mengambil langkah langkah tadi pagi saat musibah dan memang akses jalan untuk sampai pada TKP agak susah karena jalan untuk kendaraan masuk tidak ada sehingga teman-teman dari pagi sekali sudah bergerak, sekarang kita membantu untuk membangun tempat tinggal sementara di lokasi samping Bank BTN Jayapura,”pungkas Robby
“Kami himbau kepada masyarakat untuk antisipasi hal serupa terjadi lagi, sekarang masuk pada musim musim panas oleh karena itu kepada seluruh warga masyarakat kota Jayapura yang tinggal di lereng bukit juga harus selalu waspada, karena panas ini kita tidak tahu dampaknya itu pasti akan ada terjadi kebakaran. Kepada warga kota Jayapura juga harus menjaga terutama penyambungan-penyambungan listrik harus ditangani oleh orang yang profesional,”ujarnya
“Hari ini kita datang untuk memberikan pertolongan dari pemerintah untuk langkah-langkah awal bagaimanapun ini warga kita sehingga dari lurah akan membantu, pemerintah juga akan membantu seperti kepengurusan dokumen-dokumen kependudukan, rapot atau ijazah, kepada lurah kami minta untuk di data karena data ini sangat penting untuk kita memberikan Penanganan dan bantuan,”tutunya.
Kepala Kelurahan Numbay, Yerry Rumanasen mengatakan kejadian sendiri bermula pada 04.00 WIT dirumah salah satu warga di Batu Putih, Jayapura.
“Kejadian ini mungkin kronologisnya masih dicek tapi dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari sambungan arus listrik (korsleting).
Sementara jumlah jiwa mengungsi di tenda yang dibangun di Bank BTN sebanyak hampir 100 jiwa, ” Ucapnya.
“Pihak Kelurahan sementara masih menghimbau kepada masyarakat yang terdampak kepada kebakaran untuk kita kumpulkan mereka dulu di tenda nanti kita data mereka, sementara ini ada yang ke keluarganya ada yang sementara mengungsi mengumpulkan sisa-sisa barang puing puing rumahnya di rumah,”kata Yerry
Ketua RT 01/RW. 03, Ratna mengatakan pihaknya juga tidak karena dadakan akibat dari arus pendek yang begitu cepat ia menyala di rumahnya salah satu warga, “Api begitu cepat akhirnya merembet lari ke beberapa rumah warga termasuk di RT 2 kalau saya di RT 1 jadi jumlah korban yang kena kebakaran itu ada 34 kepala keluarga sementara jiwanya 150 jiwa,” Ujarnya
Ditempat yang sama Warga yang terdampak, Munayah menyampaikan Saat kejadian dirinya sedang sholat subuh tiba-tiba kebakaran.
Saat kebakaran kita keluar pas di samping rumah tiba-tiba saja semuanya sudah teriak kebakaran warga semua keluar seram-siram air untuk padamkan apinya hanya apinya cukup besar, jadi kita semua tidak sempat lagi selamatkan barang barang. Saya berharap surat surat yang terbakar mungkin bisa dibantu sama pemerintah untuk pengurusannya,tutupnya.(VN)

















