Example floating
BERITA

Tersinggung Karena Ditegur, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung

716
×

Tersinggung Karena Ditegur, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung

Sebarkan artikel ini
Aparat Kepolisian saat mengidentifikasi tempat kejadian perkara.

Tersinggung, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung

Paraparatv.id |Sentani| MAW remaja 16 tahun ditemukan tewas tergantung di dapur rumahnya di salah satu kompleks perumahan di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (17/10).

Korban pertama kali diketahui tewas gantung diri oleh M (47) yang merupakan ibunya sendiri yang baru saja usai mengantarkan salah satu anaknya ke sekolah.

Saat tiba di rumah, ibu korban hendak membuka pintu pagar namun karena dalam keadaan terkunci sehingga ibu korban sempat memanggil – manggil korban dan saksi yang juga kakak korban MFH (20) untuk membukakan pintu pagar.

Namun karena tidak ada yang menjawab sehingga ibu korban berusaha membuka sendiri dengan cara menjinjit, disaat itulah ibu korban melihat korban sudah dalam posisi tergantung di dapur.

Setelah berhasil membuka pintu pagar ibu korban berteriak sambil membangunkan kakak korban dan langsung menuju ke dapur kemudian memutuskan tali yang mengikat di leher adiknya.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda A.B Trenggoro, S.TK., MH saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada laporan terkait kasus gantung diri sehingga tim identifikasi langsung dikerahkan untuk ke TKP (tempat kejadian perkara).

“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali rapiah yang diikat di kayu penyangga seng di dapur,” ujarnya.

Lebih lanjut Kasat menerangkan, diduga korban tersingung dimana sebelum kejadian tersebut kedua orang tua korban sempat menasehatinya dan terlihat korban terakhir kali sedang bermain handphone.

“Korban diketahui selama ini memiliki kepribadian yang tertutup, lebih suka menyendiri dan jarang keluar rumah serta sedikit mengalami gangguan mental dimana diketahui korban sebelumnya keluar dari sekolah saat kelas 1 SMP hanya karena sering di bully teman – teman sekolahnya, keluarga korban juga telah menerima dan mengikhlaskan kematian korban,” tutup Kasat Reskrim. (Arie)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *