Paraparatv.id |Sentani| Secara ilmiah tidak tertulis bahwa Kasuari yang merupakan salah satu unggas raksasa dan endemik dari Papua merupakan hewan yang paling setia terhadap pasangannya.
Hal ini baru terungkap saat Sanggar Astouw yang berasal dari Distrik Sentani Timur memperagakan tarian Kasuari dalam perhelatan Festival Danau Sentani yang dilaksanakan di Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kamis (06/07).
Ketua Sanggar Astouw, Yoram Ohee menerangkan, tarian ini mengisahkan sepasang burung kasuari yang bertemu, bercengkrama hingga memutuskan untuk menjadi satu dalam ikatan cinta.
Lebih lanjut dikatakannya, setelah memutuskan untuk bersama pasangan kasuari ini menyiapkan tempat atau sarang agar betina bisa bertelur.
Dan semua dituangkan kedalam kreasi tari itu.
“Burung kasuari ini menyimbolkan kesetiaan, ketika kasuari betina telah bertelur maka yang mengerami telur itu adalah kasuari jantan, menggambarkan kesetiaan dan bahu membahu dalam suatu rumah tangga” ungkap Yoram.
Jika ditarik dalam kehidupan nyata, kata Yoram, seharusnya semua masyarakat dapat menjadikan burung kasuari sebagai filosofi.
“Karena bagi kami orang Sentani khususnya dari daerah Sentani Timur melambangkan Kasuari sebagai simbol cinta dan kesetiaan” ucapnya.
Selain menyimbolkan cinta dan kesetiaan, tarian ini juga menggambarkan kebersamaan dan toleransi antar sesama. (Arie)



















