Example floating
BERITAKABAR SENTANI

Benarkah, Limbah Medis RSUD Yowari Di buang Ke TPS?

500
×

Benarkah, Limbah Medis RSUD Yowari Di buang Ke TPS?

Sebarkan artikel ini
Direktur RSUD Youwari Dr Petronella Marcia Risamasu

Paraparatv.id | Sentani | Direktur RSUD Youwari, Dr. Petronella Marcia Risamasu ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, harus dilihat dari mana sumber limbah medis itu dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Waibhu.

“Kalau ada jarum suntik di TPS itu perlu kita lihat ini dari mana sumbernya. Semua fasilitas pelayanan kesehatan bisa dari mana saja dan menghasilkan jarum suntik bekas pakai. Mungkin juga bisa digunakan oleh masyarakat kemudian dibuang di TPS Waibhu,” paparnya, usai menghadiri acara HPN dan Penandatanganan MoU Keterbukaan Informasi Publik dan Media Massa, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin, 20 Februari 2023.

---

“Kami di RSUD Youwari sudah punya aturan dan mekanisme dalam memusnahkan limbah medis seperti jarum suntik bekas pakai dengan menggunakan insenerator,” ujar perempuan yang akrab disapa dokter Malla ini menambahkan.

Limbah medis, sebut dokter Malla, tidak dibenarkan dibuang di sembarangan tempat.
Apapun jenisnya limbah medis, kata dia, mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami perlu maintenance incinerator dalam beberapa waktu, sehingga insenerator tidak beroperasi setiap hari. Teman-teman kesling sudah mengatur dalam seminggu bisa beberapa kali melakukan pembakaran limbah medis dan memang tidak setiap saat juga di bakar, karena kita lihat waktu maupun arah angin juga,” ujarnya.

Menurutnya, pembakaran limbah medis dengan waktu yang telah ditentukan itu merupakan bagian dari aturan agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat sekitar.

“Ini yang selalu kami upayakan, karena itu standar dan juga proses dari pemusnahan limbah padat medis apalagi infeksius,” ujarnya. (Irf)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advetorial

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manokwari Kota, Sirante Banne Ringgi (kiri), memimpin apel tim Pelayanan Teknik yang mayoritas laki-laki sebelum bertugas. Sirante mewujudkan kepemimpinan perempuan yang kuat melalui komunikasi yang mengayomi, menekankan keselamatan, dan mengedepankan empati dalam melayani pelanggan di pusat dinamika Provinsi Papua Barat.(*)

Advetorial

(Kiri ke Kanan) General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur, EVP Operasi Distribusi Ignatius Rendroyoko, bersama Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui dan Cheroline Chrisye Makalew berfoto bersama usai pertemuan sinergi di Manokwari. Kolaborasi kuat ini diharapkan mampu mempercepat target “Papua Terang” dan kemandirian energi di tanah Papua.(*)