Paraparatv.id | Jayapura | Peristiwa kebakaran lagi-lagi melanda perumahan warga, si jago merah berulah di kompleks SPN-Polda Papua, Deplat, Jayapura Utara pada Kamis (17/11) siang.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Jayapura dalam keterangan tertulis yang diterima tim Paraparatv.id, menjelaskan perihal terjadinya kebakaran hingga penanganan yang dilakukan petugas damkar dari lintas lembaga.
Empat unit rumah dilaporkan hangus terbakar diduga akibat korsleting listrik dari pemilik rumah bernama Pak Budi.
“Dugaan sementara api berasal dari salah satu rumah/bangunan atas nama keluarga Pak Budi akibat korsleting listrik yang merambat melalui kabel yang terhubung ke kabel lainnya yang ada di perumahan dan dengan cepat merambatkan api pada bangunan yang saling menempel. Api dengan cepat merambat karena api bergerak dari aliran listrik yang ada,” jelas Margaretha Veronita Kirana dalam pesan WhatsApp, pukul 16.05 WIT.
Ibu Vera sapaan akrab Kabid Damkar Kota Jayapura itu menjelaskan pihaknya menerima laporan warga via telepon pada pukul 11.30 WIT, selanjutnya ia memerintahkan ke semua anggota damkar yang dipimpinnya.
“Pukul 12.10 WIT armada damkar dari Pos Abe dan Heram tiba di TKK berikut AWC milik Polda tiba di lokasi, dan tepat pukul 12.22 WIT, AWC dari Polresta tiba di TKK. Bersamaan dengan mobil tanki air milik Kementrian PUPR sebanyak 3 unit,” rincinya.
Selama dua jam pasukan damkar lintas lembaga tersebut berhasil memadamkan api. Sementara dalam laporan Kabid Damkar, tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut namun, dampak kerugian materiel diperkirakan sampai ratusan juta rupiah.
“Api berhasil dikendalikan pada pukul 14.16 WIT, dilanjutkan dengan pembasahan secara total. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah,” terangnya.
Pada upaya penanganan kebakaran, Kabid Damkar menyebut beberapa hambatan yang ditemui pihaknya seperti tidak ada hidran dekat TKK, kurangnya selang, dan akses jalan. (AY)

















