Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
KMAN VI

Masjid Agung al-Aqsha Sentani, Siap Mendukung KMAN VI

136
×

Masjid Agung al-Aqsha Sentani, Siap Mendukung KMAN VI

Sebarkan artikel ini
Ketua Takmir Masjid Agung al-Aqsha Sentani Nurdin Syanmas (kanan) dan Ketua Pembangunan Masjid Agung al-Aqsha Ichdar Tolat
Example 468x60

Paraparatv.id ǀ Sentani ǀ Masjid Agung Al-Aqsha Sentani siap menyambut kaum muslimin, para tamu Allah dari berbagai penjuru Nusantara yang datang ke Kabupaten Jayapura dalam rangka ikut menghadiri pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Wilayah Adat Tabi, Provinsi Papua pada 24 – 30 Oktober 2022.

Selain KMAN di Kabupaten Jayapura, juga akan dirangkai dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) IX dan Festival Danau Sentani (FDS) XII Tahun 2022.

Seperti diketahui, Kabupaten Jayapura bersama Kota Jayapura menjadi tuan rumah KMAN VI di Tanah Tabi-Papua yang akan diikuti setidaknya oleh 2400 komunitas adat di Nusantara.

Dalam beberapa momen ini tentunya akan hadir sejumlah tamu dari berbagai daerah di tanah air, sehingga keberadaan masjid sebagai sarana beribadah menjadi salah satu kebutuhan para tamu yang akan datang ke Kabupaten Jayapura

Berkaitan dengan itu, Ketua Takmir Masjid Agung al-Aqsha Sentani, Nurdin Syanmas menyebutkan, pengurus masjid sangat antusias menyambut saudara-saudaranya umat Muslim yang akan datang ke Bumi Khenambai Umbai.

“Momen seperti inilah, saatnya untuk menunjukkan kepada meraka yang datang ke Kabupaten Jayapura, bagaimana kehidupan beragama dan toleransi beragama berlangsung dengan sangat baik di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura,” ujar Ketua Takmir Masjid Nurdin Syanmas didampingi Ketua Pembangunan Masjid al-Aqsha Ichdar Tolat di sela Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1444 H di Halaman Masjid Agung al-Aqsha Sentani, Sabtu (8/10).

Bahkan menurut Nurdin, Pengurus Masjid Agung Al-Aqsha sangat antusias dan siap mendukung program dari panitia penyelenggara termasuk persiapan pelaksanaan tempat ibadah bagi peserta muslim yang datang saat berlangsungnya iven-iven tersebut.

“Memang Masjid Agung Al-Aqsha Sentani belum sepenuhnya selesai direnovasi, namun itu tidak akan menghalangi ibadah kaum Muslimin. Karena secara fisik pembangunan telah rampung 90 persen dan tinggal menyisakan pekerjaan finishing seperti pengecatan dan juga perawatan,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, Pengurus Masjid Agung al-Aqsha sangat mendukung jika Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah iven besar seperti PON dan Peparnas lalu. Begitu pun iven di Bulan Oktober ini, seperti KMAN, FDS dan HUT Kebangkitan Masyarakt Adat.

“Karena sejak dulu kami sangat berkeinginan sekali Kota Sentani sebagai ibukota Kabupaten Jayapura sekaligus pintu masuk ke Papua, kita bisa menunjukkan kehidupan kerukunannya. Adanya rumah ibadah yang saling berdampingan, harmonisnya hubungan tokoh-tokoh agama serta toleransi antar umat beragama yang tetap terjalin dengan baik, bahwa inilah wajah Papua yang sebenarnya,” ucap Nurdin di
Masjid Agung al-Aqsha Sentani berada tepat di Jantung Kota Sentani dibangun dengan konstruksi dua lantai, yang mampu menampung hingga 1500 jamaah sholat, menjadikan masjid ini terbesar di Kabupaten Jayapura.

Masjid ini juga dilengkapi Menara Masjid yang bisa dimanfaatkan untuk melihat-lihat keindahan Kota Sentani dari ketinggian menara masjid tersebut. (RZR)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *