Paraparatv.id | Sentani | Miris warga Kampung Yokiwa distrik sentani Timur terpaksa melakukan pengobatan perawatan kesehatan ke Puskesmas Hebhaebulu Kampung Yoka, dikarenakan bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang di sediakan Pemerintah Kabupaten Jayapura di wilayah tersebut tidak beroperasi selama 10 tahun.
Edison Awoitauw warga kampung Yokiwa kepada wartawan mengatakan Kondisi Puskesmas Pembantu (PUSTU) kampung Yokiwa kosong atau tidak di tempati petugas kurang lebih 10 tahun lebih, sehingga membuat warga yang akan melakukan pelayanan kesehatan terpaksa ke Puskesmas Kampung Yoka atau Kampung harapan.
“Pustu di Kampung tidak berjalan atau kosong, 10 tahun pelayanan tidak berjalan baik , tidak maksimal bahkan tidak ada sama sekali “ ungkap Edison Awoitauw Rabu,(28/9/2022).
Edison Awoitauw selaku warga kampung Yokiwa merasa prihatin dengan Kondisi Pelayanan kesehatan di Kampung Yokiwa dengan tidak adanya Petugas di Pustu hingga, kondisi Pustu yang kosong serta rumput ilalang yang tinggi memenuhi halaman Pustu atauka Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura kekurangan tenaga medis ?
“ saya kurang tau Kondisi ini, apakah Dinas kesehatan kekurangan tenaga Medis , baik mantri atau Dokter “ Katanya.
Dirinya mengakui Kondisi warga Kampung Yokiwa Jika akan melakukan pertolongan Pertama pelayanan kesehatan sangat susah, masyarakat bahkan terpaksa merawat ke Puskesmas Yoka atau ke Puskesmas Kampung Harapan.
“Pertolongan pertama mereka biasa ke Yoka , atau ke Puskesmas Harapan , apa lagi untuk pengambilan obat seperti obat Malaria “akunya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura melalui sekretarisnya Eduard Sihotang mengakui kondisi pelayanan kesehatan di Kampung Yokiwa, namun pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura sudah mengangkat salah satu tenaga Kontrak untuk di tempatkan di Pustu Yokiwa atas nama Moses Arobaya, namun saat akan mengirimkan tenaga Pustu ke Yokiwa, pihaknya mengalami kendala yakni tidak adanya ketersedian air bersih di pustus meski telah di upayakan bersama warga.
“karena kondisi tersebut, sehingga petugas sementara bolak –balik dari Puskesmas harapan ke Pustu “jelas Eduard Sihotang.
Akibat kondisi pelayanan yang kurang maksimal pihak puskesmas Harapan dan Dinkes Kabupaten Jayapura memutuskan untuk melakukan pelayanan pusling setiap minggu ke yokiwa, sehingga Dinas Kesehatan beranggapan bahwa adanya pelayanan kesehatan di Kampung tersebut .(NM/Redaksi)

















