Datangi Markas PSSI, KOPAJA Dorong PSSI Investigasi Praktik ‘Sepakbola Gajah’

Kopja saat melakukan pertemuandengan PSSI(Nesta)
banner 120x600

Paraparatv.id | Jakarta | Komunitas Papua Jawa dan Persipura Mania mendatangi Kantor atau Markas Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk segera memberikan solusi bagi status Nasib Tim Asal Papua Persipura Jayapura agar tetap berada di Kasta Tertinggi Sepakbola Indonesia.

Hal itu di Lakukan Pencinta Persipura Manisa dan Komunitas Papua Jawa di Kantor PSSI sebagai bentuk protes terkait dugaan sepakbola Gajah yang di mainkan pada laga pamungkas pekan ke 35 BRI Liga Satu pada 31 Maret 2022, antara Persib Bandung VS Barito Putra dan laga Persija Jakarta VS PSS Sleman Serta Persipura Jayapura vs Persik Kediri.

“Dalam laga Kontroversi yang terjadi tersebut terlihat jelas setelah Tendangan pinalti Pemain Persib Bandung David Dasilva yang di anggap sengaja memberikan bola ke gawang sehingga skore akhir 1-1, membuat Persipura terdegradasi ke liga 2 meski Persipura unggul 3-0 atas lawannya Persita Tangerang,” jelas Yulianus Dwaa, Kordinator Komunikas Papua Jawa (KOPAJA) saat dikonfirmasi paraparatv.id.

Yulianus Dwaa menjelaskan kedatangan mereka ke Markas PSSI untuk meminta dan mendorong PSSI segera melakukan Investigasi mendalam terkait kasus dalam pertandingan pamungkas tersebut, dikarenakan akibat kejanggalan pertandingan tersebut persipura menjadi korban Mafia bola.

“Kami Masyarakat Papua Jabotabek dan Persipura Mania yang tergabung dalam AKSI CINTA PERSIPURA Membawa Harapan Rakyat Papua Agar Persipura Jayapura yg Adalah Harga Diri Orang Papua Tetap Berada di Liga 1 PSSI,” tegas Yulianus Dwaa Kamis,(7/4/2022).

Lanjut Yulianus Dwaa, awalnya mereka berencana turun dengan kekuatan 200 masa namun di batasi Oleh pihak Kepolisian Polda Metro Jaya akibat situasi Covid dan Menghargai Saudara saudari Umat Muslim yang sedang Menjalankan Ibadah Puasa sehingga hasil komunikasi antara pihak Kepolisian dan PSSI akhirnya diperbolehkan 7 orang delegasi di tambah 1 orang kuasa Hukum diterima Sekjen dan Pimpinan PSSI di Senayan Jakarta.

“ Kami membawa 7 Tuntutan dgn memberi waktu 7 X 24 jam untuk mendapatkan Solusi terkaid Persipura tetap berlaga dikasta tertinggi sepakbola Indonesia Liga I PSSI Tahun 2022 nanti, Persipura Harga Diri Orang Papua Cinta Persipura Bukan degan kata cukup satu tindakan nyata.”pungkasnya. (NES/SRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *