BERITA  

Bupati Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI

Suasana Rapat Persiapan Pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI di kabupaten Jayapura.
banner 120x600

Paraparatv.id | Sentani | Kongres masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI menjadi agenda Penting Pemda Kabupaten Jayapura sehingga perlu di dukung dan dipersiapkan dengan baik semua pihak terutama dukungan dari pimpinan OPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Jayapura.

Bupati kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw dalam arahannya pada pertemuan persiapan pelaksanaan KMAN VI ingin pada even besar itu nanti terjadi pertemuan masyarakat adat dengan masyarakat adat nusantara bahwa dengan begitu rasa persaudaraan tercipta luar biasa sehingga image negatif tentang papua bisa dihilangkan dengan menerapkan konsep pertemuan nuansa adat.

“Persiapan sosialisasi sudah jalan di berbagai pihak para pejabat di pusat dan daerah itu sudah kita koordinasikan termasuk juga dengan masyarakat adat wilayah tabi kemudian tempat pelaksanaan kongres ,teman-teman sedang membuat peta 12 titik sarasehan itu di mana dan apa yang harus di persiapkan tadi ada beberapa data yang harus kita satukan dulu nanti panitia bidang yang sudah ada dalam SK akan lakukan pertemuan sendiri dan bicarakan segala hal terkait ini,” kata Bupati di Aula Kantor Bupati Lantai 2, Rabu (6/4/2022)

Bupati juga mengatakan dari pertemuan dengan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif belum lama ini pihaknya mengusulkan untuk menyatukan festival danau Sentani yang biasanya diadakan pada 19-23 juni diagendakan bersama dengan KMAN ke VI pada 24-29 oktober mendatang dan disetujui Menteri.

“mungkin nanti dari pertemuan ini bisa memutuskan mengenai Festival Danau sentani karena ini sudah 3 tahun tidak kita selenggarakan karena covid dan ini agenda rutin tahunan sudah 11 tahun kita selenggarakan , nah yang ke 12 ini apakah dilaksanakan bertepatan dengan KMAN karena isinya sama. Kalau bisa disatukan nanti dibicarakan teknis pelaksanaanya seperti apa,” Ujar Bupati.

Sementara itu Deputi Sekjen Bidang Organisasi, Eyus Tobiyo mengatakan KMAN ke VI yang akan di gelar di wilayah tabi merupakan agenda 5 tahunan dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN),ini menjadi momentum konsolidasi gerakan masyarakat adat untuk melihat perubahan kebijakan dan dinamika yang terjadi selama rentan waktu lima tahun terakhir.

“akan ada beragam isu terkait dengan masyarakat adat dalam topik sarasehan akan didiskusikan dan di rumuskan yang akan menjadi bentuk rekomendasi kepada pihak terkait baik daerah sampai ke pusat,dan dalam kongres ini akan ada restruksturisasi kepengurusan AMAN di tingkat Nasional,”
Pertemuan ke dua kemarin Pengurus Besar (PB) AMAN berharap dalam momentum KMAN ini ada suatu cerita manis yang dihasilkan dari wilayah adat tabi ini untuk menjadi inpirasi bagi pemda di daerah dan di kabupaten lain maupun nasional sehingga perlu di dukung semua pihak.(FB/JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *