Dukungan Unicef untuk Walikota Atasi Gizi Buruk dan pencegahan Stunting

Kepala kantor perwakilan Unicef Papua dan Papua Barat Amirudin Muhammad Ramdan
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Unicef Perwakilan Provinsi Papua dan Papua Barat dukung pemerintah Kota Jayapura mengentaskan gizi buruk di tingkat kampung dan juga mecanangkan pencegahan stunting untuk tingkat provinsi.pencegahs

“Kali ini kami mendukung Kota Jayapura untuk pelaksanaan kegiatan lomba kampung bebas stunting.” Ujar Amirudin Muhammad Ramdan kepada awak media di lapangan Trisila Lantamal X , Hamadi. Senin, 7/3/2022.

Kepala kantor perwakilan Unicef Papua dan Papua Barat itu memberi apresiasi kepada pemerintah setempat karena turut partisipatif melaksanakan program kerja dalam penanganan stunting dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Jayapura sebagai salah satu OPD teknis yang punya andil utama.

“Alhamdulilah, Kota Jayapura sangat responsif dan sangat bagus sekali untuk menindaklanjuti baik itu dari sisi penanganan ke masyarakat langsung, kemudian dibawah pimpinan Pak Walikota juga OPD-OPD teknis yang lain juga bekerjasama dengan sangat baik.” Katanya.

Sementara, terkait lomba kampung bebas stunting, dilanjutkan Ramdan, tahap asesmen telah dilaksanakan sejak pertengahan Februari hingga Maret.

“Kampung-kampung diberikan waktu, kemudian akan diasesmen dari tim gabungan seperti dari Bapeda, Dinas Kesehatan dan beberapa OPD teknis terkait lainnya guna melakukan asesmen agar mendapat tiga kampung terbaik.” Jelasnya.

Upaya mendukung pencegahan stunting di Kota Jayapura, Ramdan menyebutkan perlu perubahan perilaku di masyarakat, dia memberi contoh pada tahap persiapan yaitu ibu hamil wajib konsumsi tablet penambah darah, kemudian pola pengolahan makanan kepada bayi juga wajib melengkapi kebutuhan nutrisi.

Bertepatan dengan momen puncak HUT ke 112 Kota Jayapura, pihak Unicef Perwakilan Papua dan Papua Barat berharap Kota Jayapura  sebagai kota terbaik dalam mengeliminasi stunting dan menjadi contoh bagi kabupaten-kabupaten di provinsi Papua, serta kinerja antar pemerintah setempat bersama Unicef dapat terus ditingkatkan. (AY/JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *