Disperindagkop: Masih Temukan PMT Yang “Nakal”

Ilustrasi Antrian Warga Miliki Minyak Tanah
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Dinas perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperidadagkop) Kota Jayapura sedang terus memetakan Pengkalan Minyak Tanah (PMT) di wilayahnya.

“Kami telah berhasil memetakan 7 agen minyak tanah dengan 1000 para agen dimana untuk untuk pengawasan penjualan minyak tanah tahun 2021 dan tahun 2022, kami sudah melakukan pemetaan kepada tujuh agen dan hampir 1000 pangkalan minyak tanah (PMT), “ ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura, Robert L.N Awi saat di temui pada acara Upacara HUT kota Jayapura ke 112 di Lapangan Trisila Angkatan Laut Hamadi, Senin (7/3/22)

Tahun ini, kata Awi akan laporkan hasil pemetaan, kemudian juga dengan distribusi minyak tanah dari para agen sehingga dengan ini pihaknya melakukan evaluasi kepada kuota pangkalan minyak tanah berdasarkan jumlah konsumen yg dimiliki oleh PMT.

“Ada PMT yang ternyata droping minyak tanah melebihi kuota, itu sementara sedang ditata, rencana pihaknya bulan depan akan mengundang seluruh Stakeholder Pertamina, agen minyak tanah dan perwakilan PMT, dan akan sampaikan temuannya.” tutur Robert.

Soal pengawasan PMT sendiri, Robert Awi menegaskan pengawasan minyak tanah sendiri sampai hari ini sangat ketat sekali, setiap pmt wajib untuk menyetorkan jumlah kartu keluarga (KK) yang dilayani di setiap pmt itu, ” Kami melakukan pengecekan terus dilapangan apakah betul mereka mendapatkan minyak tanah atau tidak” tutupnya.

Sehingga, keepannya adanya ditsribusi yang merata dan berkeadilan yang diinginkan oleh semua pihak.

Dikutip dari Pertamina .com, kouta minyak tanah Pertamina per kota kabupaten tahun 2020 lalu di Kota Jayapura adalah 21042 KL namun terelaisasi hanya 21.025 KL. (SIL/SRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *