Kejuaraan Karate Terbuka Piala Wali Kota di Tunda

Ketua Forki Kota Jayapura, Robert L.N. Awi
banner 120x600

Paraparatv.id | Jayapura | Kejuaraan Karate Terbuka Piala Wali Kota Jayapura V yang direncanakan akan dilaksanakan dalam rangka HUT ke 112 Kota Jayapura pada 25-27 februari 2022 di tunda. Pasalnya, angka penyebaran covid 19 di kota jayapura terus meningkat.

“seluru kegiatan yang melibatkan banyak orang kami mengikuti himbauan dari pemerintah Kota Jayapura untuk pencegahaan penyebaran covid 19 yang pastinya akan timbul kluster baru dari kejuaraan karate, sehingga kejuaraan Karate kami tunda” jelas Ketua Federasi Olah Raga Karate-do Indonesia (Forki) Kota Jayapura, Robert L. N Awi, Rabu, 16 Februari 2022 usai memimpin Rapat terbatas terkait pelaksanaan Kejuaraan Karate.

Robert menegaskan, kejuaraan karate terbuka piala wali kota akan dilaksanakan jika situasi pandemi covid 19 di kota jayapura kembali pada zona aman.

“Untuk para pelatih dojo yang telah siap pada kejuaraan, tetap berlatih kejuaraan ini tetap akan bergulir dengan mengacuh kondisi kota jayapura dari penyebaran covid 19” tegas Robert.

Menurutnya, kejuaraan ini memang merupakan program Forki Kota Jayapura selama kepemimpinan Wali kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano MM yang selalu mensuport untuk dilakukan pembinaan karate usia dini hingga junior, agar bisa memberikan kontribusi dan pengalaman bagi karateka muda papua khususnya Kota Jayapura.

Ketua Forki kota Jayapura yang eksis menggelar kejuaraan di tanah papua ini mengharapakan walau ditengah pandemi covid 19, Forki kota jayapura telah menyusun program sertifikasi pelatih pemula yang akan laksanakan waktu dekat, tinggal melakukan kordinasi dengan pihak terkait terkait keabsahaan penguji dan legalitas sertifikasinya.

“kami berharpa selain karateka berkualitas, para pelatih juga kami siapkan agar memiliki SDM yang handal untuk membina karateka baik di pemusatan latihan dojo atau saat mendampingi atlet di pinggir lapangan,”ungkap Robert.

Sementara itu, ketua panitia kejuaraan Karate Syunarti Syamsuddin mengatakan terkait penundaan kejuaraan terbuka piala walikota V tahun 2022 akan menyampaikan secara tertulis kepada seluruh dojo dan pengcab Forki dan perguruan se-Tanah Papua.

“kami bersama pengurus forki kota jayapura akan menerbitkan surat pemberitahuan secepatnya sehingga para tim yang telah siap agar mengetahui tentang kondisi yang saat ini dihadapai seluruh indonesia khususnya kota jayapura”

“kami tidak mau mengambil resiko jika kami laksanakan akan ada timbul kluster baru dari kejuaraan ini, kami tetap mentaati protokol kesehatan yang tidak mengumpulkan massa yang banyak, kami harap dapat di pahami oleh seluruh daerah,” tutup Syunarti *(JT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *