Example floating
Example floating
HeadlinePeristiwa

Bob Hendro Fonataba Jabat Kepala Kampung Mosso

99
×

Bob Hendro Fonataba Jabat Kepala Kampung Mosso

Sebarkan artikel ini
Bob Hendro Marani Fonataba saat diambil sumpah oleh walikota Jayapura untuk menjabat Sementara Kepala Pemerintahan Kampung Mosso, Rabu (9/2)
Example 468x60

Paraparatv.id | Jayaura | Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano melantik pejabat sementara Kepala Kampung Mosso Distrik Muara Tami di Kantor Pemerintahan Kampung Mosso, Rabu (09/02).

Pelantikan Pejabat semenetara berdasarkan surat keputusan Walikota memberhentikan pejabat kepala kampung sebelumnya, Agus Wepa Foa karena meninggal dunia dan menunjuk pejabat sementara kepala kampung yang baru, Bob Hendro Marani Fonataba, S. Sos

Kampung yang berada didaerah perbatasan sangat disoroti pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, Benhur berharap kepala kampung yang baru agar mampu menjalankan tugas dengan amanah.

“Beliau yang akan kita berikan tanggungjawab untuk mengatur segala hal dikampung ini. Bekerjalah dengan hati yang tulus dan ikhlas.” kata Walikota Benhur Tomi Mano.

Walikota yang akrab disapa BTM ini berpesan agar dana kampung dapat dikelola dan digunakan dengan baik untuk aktivitas pembangunan kampung demi mensejahterakan masyarakat.

“Dari sisi kesehatan, ekonomi, pendidikan dan sosial budaya agar dikelola dengan baik menggunakan dana yang telah diberikan pemerintah. Saya ingin masyarakat disini sehat, cerdas dan sejahtera.” harapnya.

BTM berpesan agar kepala kampung bekerjasama dengan badan musyawarah kampung dan seluruh stakeholder yang terkait untuk kesinambungan roda kepemimpinan dalam memaksimalkan pelayanan dan pemberdayaan.

“Dan saya juga ingin para pemuda disini aktif karang taruna nya, begitu pun dengan mama-mama agar ditingkatkan pemberdayaannya.” ucap BTM.

Karena berada di daerah perbatasan terdapat hak-hak adat yang dijunjung tinggi oleh pemerintah. Dikatakan Benhur dengan lapang dada pihaknya menerima orang Papua yang saat ini tinggal di PNG dan ingin kembali lagi kepangkuan ibu pertiwi.

“Tidak boleh ada satu jengkal pun tanah yang boleh dicaplok oleh Papua New Guinea. Namun disini juga ada saudara kita yang dari PNG punya tanah disini. Begitu pun sebaliknya, ada dari sini yang punya tanah di PNG. Ini agar diatur bagaimana baiknya. Dan kami welcome kepada saudara disana yang ingin kembali ke dalam pangkuan ibu pertiwi, juga akan kita layani. Ada rumah-rumah yang kita bangun untuk mereka.” ungkap BTM..

Sementara itu, BTM mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap virus covid 19 yang saat ini kembali mengancam kita semua

“Daerah ini masih merupakan zona hijau. Untuk itu masyarakat yang tidak terlalu berkepentingan tidak usah datang ke kota. Supaya jangan sampai menularkan kepada masyarakat yang ada disini.” Tandasnya. (Rei)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *