Ringankan Kepengurusan Dokumen Korban Bencana Basor, Dukcapil Kota Jayapura Turun Lapangan

Warga Terdmpak Banjir di Organda Padang Bulan saat menerima layanan Pencetakan KPT Elektronik oleh petugas dukcapil Kota Jayapura, Kamis, 20 Januari 2022.
banner 468x60

Jayapura | Paraparatv.id | Guna meringankan beban kepada warga terdampak banjir di perumahan organda padang Bulan distrik heram kota jayapura, pemerintah kota jayapura melalui dinas kependudukan dan pencatatan sipil gelar layanan kependudukan, Kamis 20 Januari 2022.

Layanan berupa pencetakan  dokumen kependudukan bagi warga yang dokumen kependukannya rusak atau hilang akibat bencana banjir pada 7 Januari 2022 lalu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura, Raymond J. W. Mandibodibo menegaskan aksi yang dilakukan pemerintah Kota Jayapura, sudah merupakan tugas, fungsi, dan kewajiban dukcapil untuk turun memberikan pelayanan kepada warga yang terdampak banjir.

“Kita akan melayani baik KTP, kartu keluarga, kartu identitas anak, akta kelahiran, surat nikah, dan seluruh dokumen kependudukan. Kita lakukan proses pelayanan di lapangan secara langsung,” Ujarnya saat ditemui  kamis, (20/01)

Raimond menegaskan layanan pencetakan dokumen kependudukan yang dilakukan selam 2 hari dengan mengerahkan sebanyak 24 pegawai dukcapil untuk menangani pencetakan kartu KTP elektronik, kartu keluarga, , akta kelahiran, kartu identitas anak, akta kematian, akta perceraian, serta surat nikah. Ydengan melibatkan petugas  RT RW dan petugas kelurahan setempat.

“Di setiap titik yang terdampak, korban banjir dan longsor kita akan turun disitu. Berkoordinasi dengan Kelurahan, distrik, dan RT RW setempat. Kita datang ke titik titik yang ditentukan bersama dengan kelurahan untuk melakukan pelayanan sampai bulan Februari,” Ujarnya.

Direncanakan layanan langsung kepada warga terdampak bencana banjir, akan dilakukan disejumlah wilayah di 4 distrik yaitu Distrik Heram di Kelurahan Hedam, Yabansai, dan Waena.  Distrik Abepura di Kelurahan Wai Mhorock, Awiyo, Kota Baru, Yobe, Asano, Wahno dan Vim.  Distrik Jayapura Selatan di Kelurahan Entrop dan Ardipura. Serta Distrik Jayapura Utara di Kelurahan Imbi, Tanjung Ria, Trikora, Bhayangkara, Gurabesi dan Mandala.

“Kita sudah bagikan jadwal, kita kirimkan ke kelurahan-kelurahan sehingga mereka sudah mengetahui dan dari sekarang sudah halo-halo pada warganya untuk siap-siap kita akan datang,” kat a raimond saat memantau layanan yang dilakukan petugas Dukcapil.

Raymon mengatakan, pendataan langsung disejumlah wilayah di 4 distrik akan disesuiakan dengan kesiapan warga yang telah siap untuk di layani dilapangan.

” kita turun karena tentulah kita menunggu. Setiap bencana yang didahulukan pasti penyelamatan manusia, harta benda, dan lain-lain. Setelah warga bersih-bersih rumah, sudah tenang dulu, baru kita datang. Kira-kira begitu,” cetus  Raymon.

Raymon ungkapkan Data kependudukan yang diurus Dukcapil pada hari pertama, menurutnya sudah sekitar 70 dokumen yang sudah dilayani. Dan antusias warga untuk mengurus dokumen kependudukan sangat tinggi sehingga memudahkan pelayanan

“Semakin banyak mereka datang, kita semakin bersukacita. karena ini menandakan bahwa kita saling membutuhkan,” Ujarnya.

Raymon menegaskan bahwa pihak dukcapil akan berusaha untuk datang dan mendata warga sehingga bisa membantu mengembalikan semua dokumen yang dibutuhkan warga terdmpak banjir dan longsor. *(Redaksi)

banner 336x280
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.